Perayaan Ekaristi:
Kamis Putih, 17 April 2014
HARI KAMIS PUTIH
Mengenangkan Perjamuan Tuhan
Altar
hendaknya dihias dengan bunga secara sederhana supaya sesuai dengan ciri khas
hari ini. Tabernakel harus kosong sama sekali. Dalam misa ini hendaknya
dikonsekrasikan hosti yang cukup untuk komuni Imam dan umat pada hari ini dan
hari berikutnya (Jumat Agung).
Komentator : Saudara-saudari
terkasih, pada hari ini kita mengenangkan perjamuan malam terakhir Tuhan Yesus
bersama para rasul-Nya. Kita semua diundang oleh Tuhan untuk ambil bagian dalam
perjamuan ini. Ini bukanlah suatu undangan yang menyedihkan, melainkan suatu
perjamuan yang menggembirakan, karena dalam perjamuan ini kita ingin
mengungkapkan rasa syukur atas pernyataan kasih Allah kepada kita. Kita akan
makan dari roti yang satu dan minum dari piala yang sama sebagai tanda kesatuan
kita dengan Tuhan. Kita juga akan mengenangkan ketika Tuhan Yesus membasuh kaki
para rasul. Dengan membasuh kaki para rasul, Tuhan Yesus ingin menyatakan bahwa
Ia datang tidak untuk dilayani tetapi untuk melayani. Kasih Tuhan, begitu besar
sampai ia merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu
salib. Marilah kita mengikuti perayaan ini dengan iman. Mohon selama perayaan
Ekaristi berlangsung semua alat komunikasi dinonaktifkan. Saudara dimohon
berdiri.
RITUS PEMBUKA
Imam,
misdinar, dan lektor memasuki gereja melalui pintu depan dengan urutan:
Misdinar pembawa dupa berasap, salib perarakan diapit dua lilin bernyala,
lektor pembawa Evangeliarium, misdinar pembawa lilin lainnya, lektor, petugas
12 rasul, lektor dan imam. Ketika sampai di panti imam, Evangeliarium
diletakkan pada meja altar.
Umat berdiri
LAGU PEMBUKA (SELAYAKNYA KITA BERBANGGA, PS 496)
Refr: Selayaknya kita berbangga dalam salib Yesus
Kristus.
1.
Kristus telah mengosongkan diri-Nya
dan mengambil rupa seorang hamba,
dan menjadi sama dengan manusia
dan perilaku-Nya seperti manusia. Refr->
2.
Dalam keadaan sebagai manusia,
Ia telah merendahkandiri-Nya
dan taat sampai mati
bahkan sampai mati di salib. Refr>
3.
Itu sebabnya Allah sangat meninggikan Dia,
dan mengaruniakan kepada-Nya nama
yang mengatasi segala nama agar dalam nama
Yesus
segala makhluk berlutut.
diulang hingga sampai imam
beserta petugas lainnya sampai di panti imam
TANDA SALIB DAN SALAM
I. Dalam
nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Rahmat
Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu
PENGANTAR
SERUAN TOBAT (TUHAN
KASIHANILAH KAMI PS 345) umat berdiri
I. Saudara-saudari, marilah mengakui
bahwa kita telah berdosa supaya layak merayakan peristiwa penyelamatan ini.
I. Tuhan Yesus Kristus, demi cinta
kasih-Mu, Engkau rela merendahkan diri dengan membasuh kaki para murid.
K. Tuhan, kasihanilah
kami
U. Tuhan,
kasihanilah kami.
I. Dalam Ekaristi,
Engkau mengorbankan Diri bagi kami semua.
K. Kristus,
kasihanilah kami
U. Kristus,
kasihanilah kami.
I. Demi
cinta kasih-Mu, dalam Ekaristi, Engkau memberikan Tubuh dan Darah-Mu kepada
kami, agar tetap bersatu dengan kami.
K. Tuhan, kasihanilah
kami
U. Tuhan, kasihanilah
kami.
I. Semoga Allah yang
mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup
yang kekal.
U. Amin.
Selama dinyanyikan “Madah
Kemuliaan” lonceng gereja boleh dibunyikan sejauh tidak mengganggu keindahan
lagu itu sendiri (setelahnya lonceng baru akan dibunyikan lagi pada Malam
Paskah).
MADAH KEMULIAAN (PS 346) (umat tetap berdiri)
I. Kemuliaan
kepada Allah di surga.
U. Dan damai di bumi kepada orang yang
berkenan pada-Nya.
K. Kami memuji Dikau.
U. Kami
meluhurkan Dikau.
K. Kami
menyembah Dikau.
U. Kami
memuliakan Dikau.
K. Kami
bersyukur kepada-Mu, kar'na kemuliaan-Mu yang besar.
U. Ya Tuhan Allah, Raja surgawi, Allah
Bapa yang Mahakuasa.
K. Ya
Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal.
U. Ya
Tuhan Allah, Anak domba, Allah Putra Bapa.
K. Engkau
yang menghapus dosa dunia,
U. kasihanilah kami.
K. Engkau yang menghapus dosa dunia,
U. kabulkanlah
doa kami.
K. Engkau
yang duduk di sisi Bapa,
U. kasihanilah kami.
K. Kar'na hanya Engkaulah Kudus.
U. Hanya Engkaulah Tuhan.
K. Hanya Engkaulah mahatinggi, ya Yesus
Kristus.
U. bersama
dengan Roh Kudus dalam kemuliaan Allah Bapa. A - min.
DOA PEMBUKA
I. Marilah
kita berdoa: (hening
sejenak)
Ya Allah, dalam perjamuan malam
yang amat kudus ini, Putra Tunggal-Mu menyerahkan diri-Nya kepada kematian,
mempercayakan kepada Gereja kurban yang baru dan kekal, serta perjamuan cinta
kasih-Nya. Semoga kami yang merayakan perjamuan malam ini menimba kepenuhan
kasih dan hidup dari misteri yang luhur dan agung itu. Dengan pengantaraan
Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan
Roh Kudus, hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa.
U. Amin.
umat
duduk
LITURGI SABDA
BACAAN I (Kel
12:1-8.11-14)
" Aku tidak memalingkan wajahku dari cercaan, dan aku yakin
takkan dipermalukan."
L. Bacaan
dari Kitab Keluaran:
Pada waktu itu
berfirmanlah Tuhan kepada Musa dan Harun di tanah Mesir, “Bulan ini akan
menjadi permulaan segala bulan bagimu, bulan yang pertama bagimu tiap-tiap
tahun. Katakanlah kepada segenap jemaat Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini
hendaklah diambil seekor anak domba oleh masing-masing menurut kaum keluarga,
seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga. Tetapi jika rumah tangga itu
terlalu kecil jumlahnya untuk menghabiskan seekor anak domba, maka hendaklah ia
bersama dengan tetangga yang terdekat mengambil seekor menurut jumlah jiwa;
tentang anak domba itu, kamu buatlah perkiraan menurut keperluan tiap-tiap
orang. Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela dan berumur satu tahun; kamu
boleh mengambil domba, boleh kambing. Anak domba itu harus kamu kurung sampai
tanggal empat belas bulan ini. Lalu seluruh jemaat Israel yang berkumpul harus
menyembelihnya pada senja hari. Darahnya harus diambil sedikit dan dioleskan
pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas rumah, tempat orang-orang makan
anak domba itu. Pada malam itu juga mereka harus memakan dagingnya yang
dipanggang; daging panggang itu harus mereka makan dengan roti yang tidak
beragi dan sayuran pahit. Beginilah kamu harus memakannya: pinggangmu berikat,
kaki berkasut, dan tongkat ada di tanganmu. Hendaknya kamu memakannya
cepat-cepat. Itulah Paskah bagi Tuhan. Sebab pada malam ini Aku akan
menjelajahi negeri Mesir, dan membunuh semua anak sulung, baik anak sulung
manusia maupun anak sulung hewan, dan semua dewata Mesir akan Kujatuhi hukuman.
Akulah Tuhan. Adapun darah domba itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah
tempat kamu tinggal. Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan melewati
kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, pada saat Aku
menghukum negeri Mesir. Hari ini harus menjadi hari peringatan bagimu, dan
harus kamu rayakan sebagai hari raya bagi Tuhan turun temurun.
L. Demikianlah
Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN
(PS 856)
Reff:
Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu. Inilah Darah-Ku yang
ditumpahkan bagimu. Lakukanlah ini akan peringatan kepada-Ku.
Mazmur:
1.
Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan
segala kebaikan-Nya kepadaku?
Aku akan mengangkat piala keselamatan,
dan akan menyerukan nama Tuhan.
2.
Sungguh berhargalah di mata Tuhan
kematian semua orang yang dikasihi-Nya.
Ya Tuhan, aku hamba-Mu; aku hamba-Mu, anak
dari sahaya-Mu.
Engkau telah melepaskan belengguku.
3.
Aku akan mempersembahkan kurban syukur
kepada-Mu,
dan akan menyerukan nama Tuhan.
Aku akan membayar nazarku kepada Tuhan
di depan seluruh umat-Nya.
BACAAN II (1Kor 11:23-26)
"Setiap kali kamu makan dan minum, kamu
mewartakan wafat Tuhan"
L. Bacaan dari Surat Pertama
Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:
Saudara-saudara,
apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa
Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti dan sesudah itu Ia
mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah
tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan
Aku!" Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata:
"Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku;
perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!"
Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan
kematian Tuhan sampai Ia datang.
L. Demikianlah
Sabda Tuhan
U. Syukur
kepada Allah
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 965) umat berdiri
Refr. Terpujilah
Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Ayat. Aku
memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, sama
seperti Aku telah mengasihi kamu.
BACAAN INJIL (Yoh 13:1-15)
"Ia
mengasihi mereka sampai saat terakhir."
I. Tuhan
bersamamu
U. Dan
bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut
Yohanes
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Sebelum
Hari Raya Paskah mulai, Yesus sudah tahu bahwa saatnya sudah tiba untuk beralih
dari dunia ini kepada Bapa. Sebagaimana Ia senantiasa mengasihi
murid-murid-Nya, demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai saat terakhir.
Ketika mereka sedang makan bersama, Iblis membisikkan dalam hati Yudas
Iskariot, anak Simon, rencana untuk mengkhianati Yesus. Yesus tahu, bahwa Bapa
telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan
akan kembali kepada Allah. Maka bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia
mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya. Kemudian Ia
menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya,
lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu. Maka sampailah
Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya, “Tuhan, Engkau hendak membasuh
kakiku?” Jawab Yesus kepadanya, “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak mengerti
sekarang, tetapi engkau akan memahaminya kelak.” Kata Petrus kepada-Nya,
“Selama-lamanya Engkau tidak akan membasuh kakiku!” Jawab Yesus, “Jikalau Aku
tidak membasuh engkau, engkau tidak akan mendapat bagian bersama Aku.” Kata
Simon Petrus kepada-Nya, “Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan
dan kepalaku!” Kata Yesus kepadanya, “Barangsiapa sudah mandi, cukuplah ia
membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Kamu pun sudah bersih,
hanya tidak semua!” Yesus tahu siapa yang akan menyerahkan Dia; karena itu Ia
berkata, “Tidak semua kamu bersih.” Sesudah membasuh kaki mereka, Yesus
mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada
mereka, “Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu? Kamu menyebut Aku
Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Nah,
jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu, maka kamu pun wajib saling
membasuh kaki. Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepadamu, supaya kamu
juga berbuat seperti yang telah Kuperbuat padamu.”
I. Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
HOMILI umat duduk
PEMBASUHAN KAKI
Seusai homili diadakan pembasuhan kaki. Para petugas rasul menempati
tempat duduk yang sudah disediakan. Imam menanggalkan kasula dan mengenakan
celemek. Kemudian Imam membasuh kaki mereka serta menyekanya. Sementara itu
dilagukan beberapa dari lagu berikut:
Kamu sahabat-sahabat-Ku (PS 685)
atau nyanyian lainnya yang sesuai (PS 497, 499, 659-660, 662, 663)
Ulangan: "Kamu sahabat-sahabat-Ku, jika
melakukan perintah-Ku, sabda Tuhan"
ayat dibawakan bergantian antara dua bagian koor.
(Selesai pembasuhan kaki, imam membasuh tangan dan menyekanya. Lalu
Imam mengenakan kembali kasula dan memimpin doa umat, petugas doa umat
menempatkan diri pada tempat yang sudah ditentukan)
umat berdiri
DOA UMAT umat
berdiri
I. Dengan
membasuh kaki para murid-Nya, Yesus telah memberikan perintah baru agar kita
saling melayani dan saling mencintai. Marilah kita berdoa kepada Bapa agar
dapat melaksanakan perintah baru itu dengan sepenuh hati.
L.
Bagi Sri Paus, para Uskup dan
para Imam: Semoga Sri Paus dan Uskup, serta para Imam dapat melakukan tugas
penggembalaan mereka dengan rendah hati seperti Yesus yang membasuh kaki
murid-murid-Nya. Marilah kita mohon,...
U. Kabulkanlah doa
kami, ya Tuhan
L.
Bagi para pemimpin masyarakat:
Semoga para pemimpin masyarakat selalu mendasari tugas pelayanannya dengan
Sabda Yesus sendiri untuk saling melayani satu sama lain demi keselamatan
bersama. Marilah kita mohon,.....
U. Kabulkanlah doa
kami, ya Tuhan.
L. Bagi
orang-orang yang menderita: Semoga keteladanan Kristus dalam mengasihi para
murid-Nya menggugah setiap orang untuk terlibat dalam memberi pertolongan dan
kasih bagi orang-orang yang sedang menderita. Marilah kita mohon,.....
U. Kabulkanlah doa
kami, ya Tuhan.
L. Bagi
kita di sekitar altar ini: Semoga kita semua pada hari ini memperbaharui niat
untuk saling mengasihi dan bekerja sama dalam keluarga kita masing-masing,
sehingga nilai hidup kristiani keluarga kita terpancar pula di dalam kehidupan
bermasyarakat. Marilah kita mohon,.....
U. Kabulkanlah doa
kami, ya Tuhan.
I.
Ya Allah, Maha Pengasih,
dengarkanlah permohonan kami. Semoga kami belajar sabar dan rela berkorban bagi
sesama seperti Yesus Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
LITURGI EKARISTI
A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN Umat duduk, berdiri apabila didupai
LAGU PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 498)
U Jika
ada cinta kasih, hadirlah Tuhan
K Cinta
Kristus menyatukan kita semua. Dalam Dia bersoraklah dan bersukalah.
Bertakwalah, sayangilah Tuhan yang hidup. Mari saling mengasihi sebulat hati.
U Jika
ada cinta kasih, hadirlah Tuhan.
K Marilah
kita berkumpul bersatu hati. Hendaklah kita hindarkan perselisihan. Hentikanlah
perbantahan dan permusuhan. Semoga di tengah kita hadirlah Kristus.
U Jika ada cinta kasih, hadirlah
Tuhan.
K Beserta orang kudus-Mu, ya Kristus
Tuhan, kami memandang wajah-Mu yang mengagumkan. Itu sukacita kami yang tak
terhingga, dan berbahagialah kami selama-lamanya. Amin.
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN umat berdiri
I.
Berdoalah, Saudara-saudari,
supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang
mahakuasa.
U.
Semoga persembahan ini diterima
demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I.
Ya Tuhan, perkenankanlah kami
merayakan misteri ini dengan pantas karena setiap kali kenangan akan kurban ini
dirayakan, terlaksanalah karya penebusan kami. Dengan pengantaraan Kristus,
Tuhan kami.
U. Amin.
B. DOA SYUKUR AGUNG
PREFASI
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
I. Marilah mengarahkan hati
kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan.
I. Marilah bersyukur kepada
Tuhan Allah kita.
U. Sudah
layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan
sepantasnya, ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa, bahwa di mana pun
juga kami senantiasa bersyukur kepada-Mu dengan pengantaraan Kristus, Tuhan
kami. Sebab ketika mengadakan perjamuan terakhir bersama murid-murid-Nya,
Kristus mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai Anak Domba tak bernoda dan
sebagai kurban pujian sempurna yang berkenan pada-Mu. Kurban salib yang membawa
keselamatan itu kami kenangkan untuk selama-lamanya. Dalam perayaan suci ini,
ya Bapa, umat kudus-Mu dikuatkan dan disucikan supaya bangsa manusia yang
mendiami satu bumi ini diterangi oleh satu iman dan disentosakan oleh suatu
ikatan cinta kasih. Maka kami pun mengambil bagian dalam perjamuan agung ini
supaya memperoleh kasih karunia-Mu yang men-jadikan kami manusia baru. Dan
bersama semua penghuni surga kami mewartakan keagungan-Mu dengan
bernyanyi:
KUDUS (PS 389)
U. Kudus, kudus,
kuduslah Tuhan, Allah segala kuasa. Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan.
Terpujilah Engkau di surga.
DOA SYUKUR AGUNG I umat berlutut, jika
tidak ada tempat berlutut: umat berdiri
I. Ya Bapa yang mahamurah,
dengan rendah hati kami mohon demi Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami: Sudilah
menerima dan memberkati pemberian ini, persembahan ini, kurban kudus yang tak
bernoda ini. Kami mempersembahkan kepada-Mu pertama-tama untuk Gereja-Mu yang
kudus dan katolik. Semoga Engkau memberikan kepadanya damai, perlindungan,
persatuan, dan bimbingan di seluruh dunia bersama hamba-Mu Paus kami... dan
Uskup kami ... serta semua orang yang menjaga dan menumbuhkan iman katolik,
sebagaimana kami terima dari para rasul.
I. Ingatlah, ya
Tuhan, akan hamba-hamba-Mu... yang meminta doa kami; dan semua orang yang
berhimpun di sini, yang iman dan baktinya Engkau kenal dan Engkau maklumi; bagi
mereka, kurban ini kami persembahkan kepada-Mu. Ingatlah juga akan mereka yang
mempersembahkan kepada-Mu kurban pujian ini bagi dirinya sendiri dan bagi kaum
kerabatnya untuk penebusan jiwa mereka, untuk keselamatan dan kesejahteraan yang
mereka harapkan dari-Mu, ya Allah yang benar, hidup dan kekal.
Communicantes
Dalam
persatuan dengan seluruh Gereja, kami mengenang dan menghormati: terutama Santa
Perawan, tetap perawan mulia, Bunda Yesus Kristus, Tuhan dan Allah kami,
Santo Yusuf, suaminya, serta para rasul
dan para martir-Mu yang bahagia, Petrus dan Paulus, Andreas (Yakobus dan
Yohanes, Tomas, Yakobus dan Filipus, Bartolomeus dan Matius, Simon dan Tadeus:
Linus, Kletus, Klemens dan Sikstus, Kornelius dan Siprianus, Laurensius dan
Krisogonus, Yohanes dan Paulus, Kosmas dan Damianus) dan semua orang kudus-Mu.
Atas jasa dan doa mereka, lindungilah dan tolonglah kamid alam segala hal. Demi
Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
(ada rumus lain untuk kesempatan
khusus)
I* Maka kami mohon, ya Tuhan, sudilah
menerima persembahan kami, hamba-hamba-Mu, dan persembahan seluruh keluarga-Mu
ini: bimbinglah jalan hidup kami dalam damai-Mu, luputkanlah kami dari hukuman
kekal, dan terimalah kami dalam kawanan para pilihan-Mu. Demi Kristus, Tuhan
kami.
U. Amin.
I. Ya Allah, kami mohon, sudilah
memberkati dan menerima persembahan kami ini sebagai persembahan yang sempurna,
yang benar, dan yang berkenan pada-Mu, agar bagi kami menjadi Tubuh dan Darah
Putra-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus.
lonceng dan gong tidak dibunyikan
I. Pada
hari sebelum menderita Ia mengambil roti dengan tangan-Nya yang kudus dan
mulia, dan sambil menengadah kepada-Mu, Allah Bapa-Nya yang mahakuasa, Ia
mengucap syukur dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya
kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
TERIMALAH DAN MAKANLAH:
INILAH
TUBUH-KU YANG DISERAHKAN BAGIMU.
Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkat-Nya. Umat
memandang-Nya. Ketika Iman meletakkan Piala dan berlutut. Umat menundukkkan
kepada dengan hormat dan khidmat. (lonceng dan gong tidak dibunyikan, hening)
Demikian pula, sesudah perjamuan, Ia mengambil piala yang
luhur dengan tangan-Nya yang kudus dan mulia. Sekali lagi Ia mengucap syukur
dan memuji Dikau lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya
berkata:
TERIMALAH DAN MINUMLAH: INILAH PIALA DARAH-KU, DARAH
PERJANJIAN BARU DAN KEKAL, YANG DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG DEMI
PENGAMPUNAN DOSA. LAKUKANLAH INI UNTUK MENGENANGKAN DAKU.
Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkat-Nya. Umat
memandang-Nya. Ketika Iman meletakkan Piala dan berlutut. Umat menundukkkan
kepada dengan hormat dan khidmat. (lonceng dan gong tidak dibunyikan, hening)
AKLAMASI ANAMNESIS
I. Agunglah misteri iman kita:
U Tuhan
Engkau telah wafat. Tuhan, sekarang Kau hidup Engkau Sang Juru Selamat:
Datanglah, ya Yesus Tuhan.
I. Oleh karena itu, ya Bapa, kami,
hamba-Mu, dan juga umat-Mu yang kudus mengenangkan Kristus, Putra-Mu, Tuhan
kami: penderitaan-Nya yang menyelamatkan, kebangkitan-Nya dari alam maut, dan
juga kenaikan-Nya yang mulia ke surga. Dari anugerah-anugerah yang telah Engkau
berikan kepada kami, ya Allah, yang mahamulia, kami mempersembahkan kepada-Mu,
kurban yang murni, kurban yang suci, kurban yang tak bernoda, roti suci
kehidupan abadi dan piala keselamatan kekal.
Sudilah memandang
persembahan ini dengan hati yang rela dan wajah berseri; dan sudilah
menerimanya seperti Engkau berkenan menerima persembahan hamba-Mu Habel dan
kurban leluhur kami Abraham dan seperti Engkau berkenan menerima kurban suci
dan tak bernoda yang dipersembahkan kepada-Mu oleh Melkisedek, Imam Agung-Mu.
I.
Kami mohon kepada-Mu, ya Allah
yang mahakuasa: utuslah malaikat-Mu yang kudus mengantar persembahan ini ke
altar-Mu yang luhur, ke hadapan keagungan ilahi-Mu, agar kami semua yang
mengambil bagian dalam perjamuan ini, dengan menyambut Tubuh dan Darah
Putra-Mu, dipenuhi dengan segala berkat dan rahmat surgawi. Demi Kristus, Tuhan
kami.
U. Amin.
I. Ingatlah juga, ya Tuhan, akan
hamba-hamba-Mu (.... dan ...) yang telah mendahului kami dengan iman dan beristirahat dalam damai.
I. Kami mohon ya Bapa, biarlah semua
orang mengenal cinta-kasih-Mu yang dituangkan oleh kedatangan Putera-Mu, hingga
terhibur yang susah hati dan putus asa, hingga bersatu kembali yang berlawanan
dan bermusuhan, dan semua Kau ikat dalam cinta kasih yang diwahyukan oleh
Putera-Mu.
I.
Kami mohon kepada-Mu, ya
Tuhan, perkenankanlah mereka dan semua orang yang telah beristirahat dalam
Kristus mendapatkan kebahagiaan, terang dan damai. Demi Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
I. Perkenankanlah juga kami,
hamba-hamba-Mu yang berdosa ini, yang berharap atas kerahiman-Mu yang melimpah,
mengambil bagian dalam persekutuan dengan para rasul dan para martir-Mu yang
kudus: dengan Yohanes Pembaptis, Stefanus, Matias dan Barnabas, (Ignasius dan
Aleksander, Marselinus dan Petrus, Felisitas dan Perpertua, Agata, dan Lusia,
Agnes, Sesilia, dan Anastasia) dan semua orang kudus-Mu: perkenankanlah kami
menikmati kebahagiaan bersama mereka, bukan karena jasa-jasa kami, melainkan
kelimpahan pengampunan-Mu. Demi Kristus, Tuhan kami.
I. Dengan pengantaraan Dia, Engkau
senantiasa menciptakan menguduskan, menghidupkan, memberkati, dan
menganugerahkan segala yang baik kepada kami.
I.
Dengan pengantaraan Kristus, -
bersama Dia dan dalam Dia, - bagi-Mu,- Allah Bapa yang mahakuasa, - dalam
persekutuan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
U. Amin.
C. KOMUNI umat berdiri
BAPA KAMI (PS 402)
I. Praeceptis salutaribus moniti, et divina
institutione formati, audemus dicere
I+U.
Pater noster, qui es in caelis:
sanctificetur nomen tuum; adveniat regnum tuum; fiat voluntas tua, sicut in
caelo et in terra. Panem nostrum
cotidianum da nobis hodie; et dimitte nobis debita nostra, sicut et nos dimittimus
debitoribus nostris; et ne nos inducas in tentationem; sed libera nos a malo.
I.
Libera
nos, quaesumus, Domine, ab omnibus malis, da propitius pacem in diebus nostris,
ut, ope misericordiae tuae adiuti, et a peccato simus semper liberi et ab omni
perturbatione securi: exspectantes beatam spem et adventum Salvatoris nostri
Iesu Christi
U. Quia
tuum est regnum, et potestas, et gloria in saecula.
DOA DAMAI (MR 2002)
I.
Tuhan Yesus Kristus, Engkau
bersabda kepada para rasul, "Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan
kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman
Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan
kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
ANAK DOMBA
ALLAH (PS 410)
PERSIAPAN KOMUNI umat berlutut
Ajakan menyambut
Komuni
I.
Inilah Anak Domba Allah, yang
menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya
U.
Ya Tuhan, saya tidak pantas,
Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
(hening)
Komentator: Yang diperkenankan menyambut Komuni Kudus
adalah mereka yang sudah dibaptis dalam Gereja Katolik, atau yang sudah
diterima sebagai anggota Gereja Katolik dan telah menerima Sakramen Komuni
Pertama, dan tidak memiliki halangan dalam menerima Komuni Kudus. Mohon selama
komuni, hingga berakhirnya Perayaan Ekaristi umat menjaga keheningan dengan
tidak memberikan tepuk tangan kepada paduan suara, petugas liturgi lainnya.
KOMUNI
LAGU KOMUNI
1 ANDAIKAN AKU PAHAMI (PS 661)
1.
Andaikan aku pahami bahasa semuanya,
Hanyalah bahasa cinta kunci setiap hati. Refr->
2.
Andaikan aku lakukan yang luhur dan mulia.
Jika tanpa cinta kasih hampa dan tak berguna.
3.
Andaikan semua ilmu sudahlah ku miliki.
Hanya cinta yang mengerti rahasia bahagia.
4.
Andaikan aku dermakan segala harta miliki.,
Hanya cintaku yang mampu membahagiakan orang..
5.
Andaikan aku curahkan daya upaya badan,
hanya cintaku yang jadi, pelipur duka, lara.
6.
Cinta itu lemah lembut, sabar dan murah hati,
tidak cari keuntungan, tidak megahkan diri.
7.
Kasih suka kebenaran, keadilan 'kan musnah,
hanya cintalah yang kekal tak'kan pernah binasa.
8.
Segalanya 'kan terhenti semuanya 'kan musnah,
Hanya cintalah yang kekal tak 'kan pernah binasa.
Ulangan:
Ajarilah kami, Tuhan bahasa cinta kasih.
LAGU KOMUNI 2 (SANTAPAN PEZIARAH; PS 434)
Santapan
peziarah, makanan malaikat, o Roti surgawi,
kenyangkanlah yang lapar, puaskan pula jiwa
yang rindu 'kan Engkau, yang rindu 'kan Engkau.
O
Kasih yang berlimpah, mengalir dari hati Sang Juruselamat.
Segarkanlah hamba-Mu yang haus akan Dikau
dan kami puaslah, dan kami puaslah.
Wajah-Mu
yang tersamar di dalam rupa roti 'kan kami hormati.
Izinkan kami pandang wajah-Mu tak terhalang
di surga
mulia, di surga mulia.
LAGU KOMUNI 3 (KAU KUSEMBAH; PS 555)
1.
Kau kusembah, ya roti surgawi, ya Tuhanku, ya
Allah yang besar.
2.
Ya Allahku, pandanglah umat-Mu, segarkanlah
dengan karunia-Mu.
3.
Jemaat-Mu merana di dunia; Kurniakanlah harapan
yang esa.
4.
Ya Yesusku, sahabat yang benar, teguhkanlah
semangat yang lemah.
Ulangan:
Kudus, kudus,
kudus, Kau lestari kudus.
Hormat syukur bagi-Mu dalam Hosti
kudus.
SAAT HENING
DOA SESUDAH KOMUNI umat
berdiri
I. Marilah kita berdoa:
I.
Allah Yang Mahakuasa, dalam
hidup di dunia ini kami dikuatkan oleh Perjamuan Putra-Mu. Semoga kami layak
untuk turut menikmati perjamuan abadi di surga. Dengan pengantaraan Kristus,
Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa.
U. Amin.
PEMINDAHAN SAKRAMEN MAHAKUDUS
Seusai Doa Sesudah Komuni, sambil berdiri, Imam
mengisi pendupaan dan memberkatinya. Lalu, sambil berlutut ia mendupai Sakramen
Mahakudus tiga kali. Kemudian Imam mengenakan velum berwarna putih di atas
bahunya, berdiri, menyelubungi sibori dengan ujung-ujung velum dan
mengangkatnya.
Sakramen Mahakudus yang diarak menggunakan sibori,
bukan monstrans.
Lalu dimulailah perarakan.
Dengan disemarakkan lentera dan kepulan asap dupa, Sakramen Mahakudus diarak
melintasi gereja menuju tempat penyimpanan yang disiapkan di bagian lain dari
gedung gereja atau di ruang lain yang dihiasi secara serasi.
Petugas pembawa salib berjalan paling depan, diapit
dua petugas lain yang membawa lilin menyala, disusul para petugas lain yang
membawa lilin menyala. Di depan Imam yang membawa Sakramen Mahakudus berjalan
petugas yang membawa pendupaan yang mengepul. Sementara itu dilagukan Pange
lingua atau Mari kita memadahkan (kecuali dua bait terakhir) atau nyanyian
ekaristis lain. Tempat sakramen disinggahkan tidak dizinkan dibuat seolah
sebuah makam.
Setibanya perarakan di tempat penyimpanan Sakramen
Mahakudus, Imam kalau perlu dibantu oleh diakon, meletakkan sibori di dalam
tabernakel tempat persinggahan. Lalu ia mengisi pendupaan, dan sambil mendupai
Sakramen Mahakudus. Sementara itu dilagukan Tantum Ergo Sacramentum atau Mari
kita memadahkan.
Setelah bersembah sujud sejenak dalam keheningan,
Imam dan para pelayan berlutut lalu kembali ke sakristi.
Pada saat yang tepat segala hiasan dan perlengkapan
altar diambil. Jika mungkin salib-salib dikeluarkan dari gereja. Seyogyanya
salib-salib yang tetap ada dalam gereja diselubungi.
Umat hendaknya melaksanakan sembah sujud di hadapan Sakramen
Mahakudus selama waktu yang cocok pada malam hari, seturut kebiasaan dan
keadaan setempat dengan cukup meriah. Tetapi sesudah tengah malam (pk 24.00),
sembah sujud dilakukan secara sederhana.
PERARAKAN
SAKRAMEN MAHAKUDUS
Komentator: Pada hari Kamis Putih ini kita merayakan
hari ulang tahun perjamuan malam Kristus. Wafat-Nya kita kenangkan,
kebangkitan-Nya kita muliakan, dan kedatangan-Nya kembali kita nanti-nantikan.
Kristus telah menyerahkan hidup-Nya demi kita. Demikian pula hendaknya kita
dalam pengabdian sehari-hari menyerahkan hidup demi sesama kita. (Lih. 1Yoh
3:16)
MARI KITA MEMADAHKAN (PS 501)
1. Mari
kita memadahkan misteri tubuh mulia, darah yang berharga nian. Darah Raja
semesta, lahir dari Sang Perawan untuk menebus dunia.
2. Dia
lahir bagi kita dari darah yang murni, Dia hidup di dunia , menyebarkan benih
Injil. Dia mengakhiri hayat, dengan cara ajaib.
3.
Pada malam perjamuan dengan para murid-Nya, waktu
Yesus melakukan adat makan bangsa-Nya, Diri-Nya pun diserahkan pada para
rasul-Nya.
4.
Sabda sudah menjadikan roti, sungguh Tubuh-Nya,
anggur sungguh Darah Tuhan, walau in'dra tak cerap; agar hati diteguhkan, iman
saja cukuplah.
(Kalau Sakramen
Mahakudus sudah sampai ditempat tuguran, umat menyanyikanbait ke 5-6; PS 501)
5.
Sakramen yang sungguh agung, mari kita muliakan,
surut sudah hukumlampau, tata baru tampilllah. Kar'na Ind'ra tidak mampu, iman
jadi tumpuan.
6.
Yang Berputra dan Sang Putra dimuliakan, disembah,
dihormati, dan dipujabeserta dengan Sang Roh: muncul dari Kedua-Nya, dan setara
disembah.
Amin.
Setelah Sakramen Mahakudus ditahtakan dan didupai, Imam,
Prodiakon, Putra Altar berlutut dan berdoa sejenak, kemudian dilanjutkan dengan
doa berikut:
I. Engkau
telah memberi kami roti surgawi,
U. Yang
mengandung segala kesegaran.
I. Marilah
kita berdoa:
I.
Ya Tuhan, Engkau telah meninggalkan kenangan akan
kesengsaraan-Mu dalam sakramen yang mengagumkan ini. Kami mohon, semoga kami
dapat menghormati tubuh dan darah-Mu sedemikian, sehingga kami selalu dapat
menikmati buah dari penebusan-Mu. Sebab Engkaulah yang hidup dan berkuasa, kini
dan sepanjang masa.
U. Amin.
Komentator:
Saudara terkasih, sesudah misa yang
kedua selesai, akan dilanjutkan ibadat Tuguran, untuk menanggapi ajakan Yesus
kepada ketiga murid-Nya di taman Zaitun: "Tinggallah di sini dan
berjaga-jaga dengan aku." Mat 26:38)
(umat keluar gereja
dengan tenang)
IBADAT JUMAT AGUNG
Altar sama sekali kosong; tanpa salib, tanpa lilin
dan tanpa kain altar
Perayaan terdiri atas tiga bagian, yakni Liturgi
Sabda, Penghormatan Salib dan Komuni Kudus. Imam dan Diakon, kalau ada, dengan
mengenakan busana liturgi berwarna merah seperti yang biasanya dikenakan pada
waktu misa, berarak ke altar dalam keheningan. Setelah memberi hormat ke altar,
Imam dan Diakon (bila ada) tiarap, atau kalau keadaan tidak memungkinkan
berlutut dan berdoa sejenak dalam keheningan. Semua yang lain (Lektor,
Misdinar, dan petugas lain serta umat berlutut)
Lalu Imam dan
para petugas menuju ke tempat duduk. Di situ Imam menghadap ke arah umat dan
sambil merentangkan tangan mengucapkan doa pembuka tanpa ajakan "Marilah
kita berdoa"
Komentator :
Kita berkumpul di sini untuk
memperingati Yesus dari Nazaret yang demikian dekat dengan kita, tetapi berbeda
jauh dengan kita, karena ia Allah dan Manusia. Ia disiksa, didera, dihina, dan
dihukum mati serta takut seperti kita. Namun segala penderitaan itu
diterima-Nya dengan sukarela dan sekalipun sudah tampak datang, Ia tidak
melarikan diri. Maka Hamba Yahwe yang menderita tanpa dosa ini diangkat oleh
Allah. Maka jelaslah bahwa maut bukanlah titik punah, melainkan suatu
kemenangan. Itulah sebabnya hari ini penuh rasa syukur dan gembira. Upacara
akan terbagi menjadi tiga bagian:
Liturgi Sabda :
untuk menghidupkan iman kita atas kekuatan wafat Yesus.
Penghormatan Salib :untuk
memusatkan perhatian pada salib sebagai sumber
kebahagiaan.
Komuni :
untuk memberi kesempatan memetik buah salib.
Marilah
berdiri!
Tanpa lagu
pembuka, imam, diakon, prodiakon, lektor dan putra/i altar masuk gereja. Di
depan altar imam dan diakon tiarap, sementara prodiakon, putra/i altar, lektor
serta umat berlutut)
DOA PEMBUKA
I.
Ingatlah, ya Allah Bapa, akan
belas kasih-Mu. Kuduskanlah dan lindungilah selalu hamba-hamba-Mu. Bagi
merekalah Kristus, Putra-Mu, telah memulai misteri Paskah dengan penumpahan
darah-Nya. Dialah Tuhan, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U. Amin.
LITURGI SABDA
(Umat duduk)
BACAAN I
(Yes 52:13-53:12)
"Ia
ditikam karena kedurhakaan kita."
L. Bacaan dari Kitab Yesaya:
Beginilah firman
Tuhan, “Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil! Ia akan ditinggikan, disanjung
dan dimuliakan! Seperti banyak orang tertegun melihat dia – rupanya begitu
buruk, tidak seperti manusia lagi, dan tampaknya tidak seperti anak manusia
lagi,-- demikianlah ia membuat tercengang banyak bangsa, dan raja-raja akan
mengatupkan mulutnya melihat dia! Sebab apa yang tidak diceritakan kepada
mereka akan mereka lihat, dan yang tidak mereka dengar akan mereka pahami. Maka
mereka berkata: Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, kepada
siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan? Sebagai taruk Hamba Yahwe tumbuh di
hadapan Tuhan, dan sebagai tunas ia muncul dari tanah kering. Ia dihina dan
dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan, dan biasa menderita
kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia, dan
bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. Ia tidak tampan, dan semarak pun tidak
ada padanya, sehingga kita tidak tertarik untuk memandang dia; dan rupanya pun
tidak menarik, sehingga kita tidak terangsang untuk menginginkannya. Tetapi
sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kitalah
yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas
Allah. Sesungguhnya dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan
oleh karena kejahatan kita; derita yang mendatangkan keselamatan bagi kita,
ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita
sekalian sesat seperti domba, masing-masing mengambil jalan sendiri! Tetapi
Tuhan telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. Dia dianiaya, tetapi
dia membiarkan diri ditindas, dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba
yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang
yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. Sesudah penahanan dan
penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya?
Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dank arena pemberontakan
umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik,
dan waktu mati ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat
kekerasan, dan tipu tidak ada di dalam mulutnya. Tetapi Tuhan berkehendak
meremukkan dia dengan kesakitan, dan apabila ia menyerahkan dirinya sebagai
kurban silih, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak
Tuhan akan terlaksana karena dia. Sesudah kesusahan jiwanya, ia akan melihat
terang dan menjadi puas. Sebab Tuhan berfirman, Hamba-Ku itu, sebagai orang
yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka
dia pikul. Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai
rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan. Ini semua
sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dank arena ia
terhitung di antara para pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak
orang, dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur
kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN (PS 820)
Ulangan: Ya
Bapa, ke dalam tangan-Mu, Kupercayakan jiwaku.
Mazmur:
1. Pada-Mu
ya Tuhan, aku berlindung, jangan sekali-kali aku mendapat malu. Luputkanlah aku
oleh karena keadilan-Mu, ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku; sudilah
membebaskan daku, Ya Tuhan Allah yang setia.
2. Di
hadapan semua lawanku aku bercela, tetangga-tetanggaku merasa jijik. Para
kenalanku merasa nyeri; mereka yang melihat aku cepat-cepat menyingkir, Aku
telah hilang dari ingatan seperti orang mati. Telah menjadi seperti barang yang
pecah.
3. Tetapi
aku, kepada-Mu, ya Tuhan, aku percaya, Aku berkata, "Engkaulah
Allahku!". Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari
musuh-musuhku dan bebaskan dari orang-orang yang mengejarku!
4. Buatlah
wajah-Mu bercahaya atas hamba-hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!
Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap hatimu.
BACAAN II (Ibr 4:14-16;5:7-9)
"Yesus tetap taat dan
menjadi sumber keselamatan abadi bagi semua orang yang patuh kepada-Nya."
L. Bacaan
dari Surat kepada Orang Ibrani:
Saudara-saudara,
kita sekarang mempunyai Imam Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu
Yesus, Anak Allah. Maka baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.
Sebab Imam Agung yang kita punya, bukanlah imam agung yang tidak dapat turut
merasakan kelemahan kita! Sebaliknya Ia sama dengan kita! Ia telah dicobai,
hanya saja tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita menghampiri takhta
kerahiman Allah dengan penuh keberanian, supaya kita menerima rahmat dan
menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan pada waktunya. Dalam
hidupnya sebagai manusia, Yesus telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan
ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut;
dan karena kesalehan-Nya, Ia telah didengarkan. Akan tetapi sekalipun Anak, Ia
telah belajar menjadi taat; ini ternyata dari apa yang telah diderita-Nya! Dan
sesudah mencapai kesempurnaan, Ia menjadi pokok keselamatan abadi bagi semua
orang yang taat kepada-Nya.
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur
kepada Allah.
Umat berdiri
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 966) Umat berdiri
Refr. Terpujilah Kristus Tuhan Sang Raja
kemuliaan kekal.
Ayat. Kristus taat untuk kita sampai
wafat-Nya di salib. Dari sebab itulah Allah mengagungkan Dia. Nama yang paling
luhur dianugerahkan kepada-Nya.
KISAH SENGSARA(Yoh 18:1-19:42)
Kisah sengsara dibacakan
atau dinyanyikan tanpa lilin dan pendupaan, tanpa salam dan tanda salib pada
buku. Hendaknya sabda-sabda Yesus dibawakan oleh Imam.
Passio pada Hari Jumat
Agung (juga Minggu Palma), tidak boleh diganti dengan peragaan, dramatisasi,
dll. Passio adalah Sabda Tuhan, dan untuk Hari Jumat diambil dari Injil
Yohanes, maka kalau didramakan, tidak ada bedanya itu drama Injil Yohanes atau
Injil Sinoptik lain.
(Umat duduk)
N :
Narator
Y :
Yesus
S :
Rakyat
Pe :
Petrus
H :
Hamba
W :
Wanita
N Seusai perjamuan
Paskah, keluarlah Yesus dari ruang perjamuan bersama dengan murid-murid-Nya,
dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman. Yesus
masuk ke taman itu bersama dengan murid-murid-Nya. Yudas, yang mengkhianati
Yesus tahu juga tempat itu, karena Yesus sering berkumpul di situ dengan
murid-murid-Nya. Maka datanglah juga Yudas ke situ bersama sepasukan prajurit
dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan
orang-orang Farisi. Mereka datang lengkap dengan lentera, suluh dan senjata.
Yesus tahu semua yang akan menimpa diri-Nya. Maka Ia maju ke depan dan berkata
kepada mereka:
Y "Siapakah yang kamu
cari?"
N Jawab mereka:
S "Yesus dari Nazaret."
N Kata Yesus kepada mereka:
Y "Akulah Dia."
N Yudas yang mengkhianati Dia berdiri
juga di situ bersama-sama mereka. Ketika Ia berkata kepada mereka: "Akulah
Dia," mundurlah mereka dan jatuh ke tanah. Maka Yesus bertanya pula:
Y "Siapakah
yang kamu cari?"
N Jawab mereka:
S: "Yesus dari
Nazaret."
N Jawab Yesus:
Y "Telah
Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini
pergi."
N Demikian hendaknya supaya genaplah
firman yang telah dikatakan-Nya: "Dari mereka yang Engkau serahkan
kepada-Ku, tidak seorangpun yang Kubiarkan binasa." Lalu Simon Petrus,
yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam
Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus. Kata Yesus
kepada Petrus:
Y "Sarungkan
pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa
kepada-Ku?"
N Maka pasukan prajurit serta
perwiranya dan penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus
dan membelenggu Dia. Lalu mereka membawa-Nya mula-mula kepada Hanas, karena
Hanas adalah mertua Kayafas, yang pada tahun itu menjadi Imam Besar; dan
Kayafaslah yang telah menasihatkan orang-orang Yahudi: "Adalah lebih
berguna jika satu orang mati untuk seluruh bangsa." Simon Petrus dan seorang
murid lain mengikuti Yesus. Murid itu mengenal Imam Besar dan ia masuk
bersama-sama dengan Yesus ke halaman istana Imam Besar, tetapi Petrus tinggal
di luar dekat pintu. Maka murid lain tadi, yang mengenal Imam Besar, kembali ke
luar, bercakap-cakap dengan perempuan penjaga pintu lalu membawa Petrus masuk.
Maka kata hamba perempuan penjaga pintu kepada Petrus:
W "Bukankah
engkau juga murid orang itu?"
N Jawab Petrus:
Pe "Bukan!"
N Sementara itu hamba-hamba dan
penjaga-penjaga Bait Allah telah memasang api arang, sebab hawa dingin waktu
itu, dan mereka berdiri berdiang di situ. Juga Petrus berdiri berdiang
bersama-sama dengan mereka. Maka mulailah Imam Besar menanyai Yesus tentang
murid-murid-Nya dan tentang ajaran-Nya. Jawab Yesus kepadanya:
Y "Aku berbicara terus terang
kepada dunia: Aku selalu mengajar di rumah-rumah ibadat dan di Bait Allah,
tempat semua orang Yahudi berkumpul; Aku tidak pernah berbicara
sembunyi-sembunyi. Mengapakah engkau menanyai Aku? Tanyailah mereka, yang telah
mendengar apa yang Kukatakan kepada mereka; sungguh, mereka tahu apa yang telah
Kukatakan."
N Ketika Ia mengatakan hal itu,
seorang penjaga yang berdiri di situ, menampar muka-Nya sambil berkata:
H "Begitukah
jawab-Mu kepada Imam Agung?"
N Jawab Yesus
kepadanya:
Y "Jikalau kata-Ku itu salah,
tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau kata-Ku itu benar, mengapakah engkau
menampar Aku?"
N Lalu Hanas mengirim Dia terbelenggu
kepada Kayafas, Imam Agung itu. Simon Petrus masih berdiri berdiang. Kata
orang-orang di situ kepadanya:
S "Bukankah
engkau juga seorang murid-Nya?"
N Petrus
menyangkalnya, katanya:
Pe "Bukan!"
N Kata seorang hamba Imam Agung,
seorang keluarga dari hamba yang telinganya dipotong Petrus, berkata kepadanya:
H "Bukankah engkau
kulihat di taman itu bersama-sama dengan Dia?"
N Maka Petrus menyangkalnya
pula dan ketika itu berkokoklah ayam.
N Keesokan
harinya mereka membawa Yesus dari Kayafas ke gedung pengadilan. Ketika itu hari
masih pagi. Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu, supaya jangan
menajiskan diri, sebab mereka hendak makan Paskah. Sebab itu Pilatus keluar
mendapatkan mereka dan berkata:
Pi "Apakah
tuduhan kamu terhadap orang ini?"
N Jawab mereka
kepadanya:
S "Jikalau Ia
bukan seorang penjahat, kami tidak menyerahkan-Nya kepadamu!"
N Kata Pilatus kepada mereka:
Pi "Ambillah Dia dan
hakimilah Dia menurut hukum Tauratmu."
N Kata orang-orang
Yahudi itu:
S "Kami tidak
diperbolehkan membunuh seseorang."
N Demikian
hendaknya supaya genaplah firman Yesus, yang dikatakan-Nya untuk menyatakan
bagaimana caranya Ia akan mati. Maka kembalilah Pilatus ke dalam gedung
pengadilan, lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya:
Pi "Engkau inikah
raja orang Yahudi?"
N Jawab Yesus:
Y "Apakah engkau katakan hal
itu dari hatimu sendiri, atau adakah orang lain yang mengatakannya kepadamu
tentang Aku?"
N Kata Pilatus:
Pi "Apakah aku seorang Yahudi?
Bangsa-Mu sendiri dan imam-imam kepala yang telah menyerahkan Engkau kepadaku;
apakah yang telah Engkau perbuat?"
N Jawab Yesus:
Y "Kerajaan-Ku bukan dari dunia
ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan,
supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan
dari sini."
N Maka kata Pilatus
kepada-Nya:
Pi "Jadi Engkau adalah raja?"
N Jawab Yesus:
Y "Engkau mengatakan, bahwa Aku
adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia
ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal
dari kebenaran mendengarkan suara-Ku."
N Kata Pilatus kepada-Nya:
Pi "Apakah
kebenaran itu?"
N Sesudah mengatakan demikian,
keluarlah Pilatus lagi mendapatkan orang-orang Yahudi dan berkata kepada
mereka:
Pi "Aku
tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya. Tetapi pada kamu ada kebiasaan,
bahwa pada Paskah aku membebaskan seorang bagimu. Maukah kamu, supaya aku
membebaskan raja orang Yahudi bagimu?"
N Mereka berteriak
pula:
S "Jangan Dia,
melainkan Barabas!"
N Barabas adalah
seorang penyamun.
N Lalu Pilatus mengambil Yesus dan
menyuruh orang menyesah Dia. Prajurit-prajurit menganyam sebuah mahkota duri
dan menaruhnya di atas kepala-Nya. Mereka memakaikan Dia jubah ungu, dan sambil
maju ke depan mereka berkata:
N "Salam, hai raja orang Yahudi!"
N Lalu mereka menampar wajah
Yesus. Pilatus keluar lagi dan berkata kepada mereka:
Pi "Lihatlah, aku membawa Dia ke
luar kepada kamu, supaya kamu tahu, bahwa aku tidak mendapati kesalahan apapun
pada-Nya."
N Lalu Yesus keluar,
bermahkota duri dan berjubah ungu. Maka kata Pilatus kepada mereka:
Pi "Lihatlah
manusia itu!"
N Ketika imam-imam
kepala dan penjaga-penjaga itu melihat Dia, berteriaklah mereka:
S "Salibkan
Dia, salibkan Dia!"
N Kata Pilatus kepada
mereka:
Pi "Ambil Dia dan
salibkan Dia; sebab aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya."
N Jawab orang-orang
Yahudi itu kepadanya:
S "Kami mempunyai hukum dan
menurut hukum itu Ia harus mati, sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak
Allah."
N Ketika Pilatus mendengar perkataan
itu bertambah takutlah ia, lalu ia masuk pula ke dalam gedung pengadilan dan
berkata kepada Yesus:
Pi "Dari manakah
asal-Mu?"
N Tetapi Yesus tidak
memberi jawab kepadanya. Maka kata Pilatus kepada-Nya:
Pi "Tidakkah
Engkau mau bicara dengan aku? Tidakkah Engkau tahu, bahwa aku berkuasa untuk
membebaskan Engkau, dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?"
N Yesus menjawab:
Y "Engkau tidak mempunyai kuasa
apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan kepadamu dari atas.
Sebab itu: dia, yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya."
"Enyahkanlah Dia! Enyahkanlah Dia!
Salibkan Dia!"
N Sejak itu Pilatus
berusaha untuk membebaskan Dia, tetapi orang-orang Yahudi berteriak:
S "Jikalau engkau membebaskan
Dia, engkau bukanlah sahabat Kaisar. Setiap orang yang menganggap dirinya sebagai
raja, ia melawan Kaisar."
N Ketika Pilatus mendengar perkataan
itu, ia menyuruh membawa Yesus ke luar, dan ia duduk di kursi pengadilan, di
tempat yang bernama Litostrotos, dalam bahasa Ibrani Gabata. Hari itu ialah
hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang
Yahudi itu:
Pi "Inilah
rajamu!"
N Maka berteriaklah
mereka:
S "Enyahkan Dia!
Enyahkan Dia! Salibkan Dia!"
N Kata Pilatus kepada mereka:
"Haruskah aku menyalibkan rajamu?"
N Jawab imam-imam kepala:
S "Kami tidak mempunyai raja selain dari pada
Kaisar!"
N Akhirnya Pilatus menyerahkan
Yesus kepada mereka untuk disalibkan.
N Mereka menerima Yesus. Sambil
memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak,
dalam bahasa Ibrani: Golgota. Dan di situ Ia disalibkan mereka dan bersama-sama
dengan Dia disalibkan juga dua orang lain, sebelah-menyebelah, Yesus di
tengah-tengah. Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib
itu, bunyinya: "Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi." Banyak
orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan
letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa
Latin dan bahasa Yunani. Maka kata imam-imam kepala orang Yahudi kepada
Pilatus: "Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia
mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi."
N Jawab Pilatus:
Pi "Apa yang
kutulis, tetap tertulis."
N Sesudah prajurit-prajurit itu
menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat
bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil.
Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja. Karena
itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "Janganlah kita membaginya
menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan
siapa yang mendapatnya."
N Demikianlah hendaknya supaya
genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi
pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal
itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu.
N Didekat salib Yesus berdiri ibu-Nya
dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus
melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada
ibu-Nya:
Y "Ibu, inilah,
anakmu!"
N dan kemudian
kata-Nya kepada murid-murid itu:
Y "Inilah
ibumu!"
N Dan sejak saat itu
murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
N Sesudah itu, karena Yesus tahu,
bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada
tertulis dalam Kitab Suci:
Y "Aku
haus!"
N Di situ ada suatu bekas penuh
anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam
anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah
Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Yesus:
Y "Sudah
selesai."
N Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan
menyerahkan nyawa-Nya.
( Semua berlutut dan hening sejenak merenungkan wafat Tuhan )
N Karena hari itu hari persiapan dan
supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu
salib--sebab Sabat itu adalah hari yang besar--maka datanglah orang-orang
Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu
dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan. Maka datanglah prajurit-prajurit lalu
mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan
bersama-sama dengan Yesus; tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat
bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, tetapi seorang dari
antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir
keluar darah dan air. Dan orang yang melihat hal itu sendiri yang memberikan
kesaksian ini dan kesaksiannya benar, dan ia tahu, bahwa ia mengatakan
kebenaran, supaya kamu juga percaya. Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah
yang tertulis dalam Kitab Suci: "Tidak ada tulang-Nya yang akan
dipatahkan." Dan ada pula nas yang mengatakan: "Mereka akan memandang
kepada Dia yang telah mereka tikam."
N Sesudah itu Yusuf dari Arimatea--ia
murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang
Yahudi--meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus.
Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan
mayat itu. Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu
malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu,
kira-kira lima puluh kati beratnya. Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya
dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang
Yahudi bila menguburkan mayat. Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu
taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah
dimakamkan seseorang. Karena hari itu hari persiapan orang Yahudi, sedang kubur
itu tidak jauh letaknya, maka mereka meletakkan mayat Yesus ke situ.
Demikianlah Injil Tuhan
U Terpujilah Kristus.
-hening sejenak-
DOA UMAT MERIAH (dapat
dinyanyikan) (Umat berlutut/berdiri)
1.
Untuk Gereja Kudus.
I. Saudara-saudara terkasih, marilah kita
berdoa untuk Gereja kudus Allah, supaya Allah dan Tuhan kita berkenan
menganugerahkan damai kepadanya, mempersatukan dan melindunginya di seluruh
dunia, dan supaya Ia membantu kita memuliakan Allah, Bapa yang mahakuasa, dalam
suasana hidup yang tenang dan damai.
Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:
I.
Allah yang mahakuasa dan kekal, dalam
diri Kristus Engkau telah menyatakan kemuliaan-Mu kepada segala bangsa.
Lestarikan karya kerahiman-Mu, agar Gereja-Mu yang tersebar di seluruh dunia
tetap mengakui nama-Mu dengan iman yang teguh. Dengan pengantaraan Kristus,
Tuhan kami.
U Amin.
2.
Untuk Bapa Suci
I. Marilah kita berdoa pula untuk Bapa Suci
kita Paus Fransiskus supaya Allah dan Tuhan kita, yang telah memilih dia
menjadi Uskup, bagi Gereja kudus-Nya, memberi dia kesehatan dan kekuatan, untuk
memimpin umat kudus Allah.
Umat berdoa dalam hati. Lalu imam melanjutkan:
I. Allah yang mahakuasa dan kekal,
segala sesuatu ada berdasarkan keputusan-Mu. Sudilah mendengarkan doa-doa kami
dan dengan kasih sayang-Mu lindungilah imam agung yang telah Engkau pilih bagi
kami. Semoga umat kristiani yang Engkau percayakan kepada penggembalaan-Nya, berkembang
dalam iman. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
3. Untuk
para pejabat Gereja dan segala lapisan umat:
I. Marilah kita berdoa pula untuk Uskup kita
.........................., untuk semua Uskup, Imam, Diakon, di seluruh Gereja,
dan untuk segenap umat beriman.
Umat berdoa dalam hati.
Lalu Imam melanjutkan:
I. Allah yang
mahakuasa dan kekal, dengan Roh-Mu Engkau menguduskan dan memimpin seluruh
Gereja. Dengarkanlah doa kami bagi para pelayan-Mu. Semoga berkat bantuan
rahmat-Mu mereka mengabdi Engkau dengan setia. Dengan pengantaraan Kristus,
Tuhan kami.
U. Amin.
4.
Untuk para calon baptis:
I. Marilah kita berdoa pula untuk para calon
baptis kita, supaya Allah dan Tuhan kita membuka telinga hati mereka dan
melapangkan pintu kerahiman-Nya, agar berkat pembasuhan kelahiran kembali,
segala dosa mereka dihapuskan, dan mereka hidup dalam Yesus Kristus, Tuhan
kita.
Umat berdoa dalam hati.
Lalu Imam melanjutkan:
I. Allah yang
mahakuasa dan kekal, Engkau selalu menyuburkan Gereja-Mu dengan anggota-anggota
baru. Sudilah menambah iman dan pengetahuan para calon baptis (kami), supaya
dengan dilahirkan kembali lewat bejana pembaptisan mereka digabungkan dengan
himpunan anak angkat-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
5.
Untuk persatuan umat Kristiani:
I. Marilah kita berdoa pula untuk semua saudara
yang percaya akan Kristus supaya mereka yang hidup dengan benar dihimpun dan
dijaga oleh Allah dan Tuhan kita dalam Gereja-Nya yang esa.
Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:
I. Allah yang
mahakuasa dan kekal, Engkau menyatukan yang tercerai-berai dan memelihara yang
telah bersatu. Pandanglah dengan rela kawanan domba Putra-Mu, supaya mereka
yang telah dikuduskan oleh satu baptisan tidak hanya dipadukan oleh keutuhan
iman tetapi juga disatukan oleh ikatan cinta. Dengan pengantaraan Kristus,
Tuhan kami.
U. Amin.
6.
Untuk Orang Yahudi
I. Marilah kita berdoa pula untuk orang Yahudi
yang menerima Sabda Allah sebelum kita supaya Allah dan Tuhan kita mengobarkan
dalam hati mereka cinta akan nama-Nya, dan meneguhkan kesetiaan akan
perjanjian-Nya.
Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:
I. Allah yang mahakuasa dan kekal,
Engkau telah memberikan janji-Mu kepada Abraham dan keturunannya. Dengarkanlah
dengan murah hati doa-doa Gereja-Mu; semoga Umat Pilihan-Mu yang pertama
diperkenankan mencapai kepenuhan penebusan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan
kami.
U. Amin.
7.
Untuk Orang yang tidak percaya akan Kristus
I. Marilah kita berdoa pula untuk mereka yang tidak percaya akan
Kristus supaya berkat terang Roh Kudus mereka juga dapat menemukan jalan
keselamatan.
Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:
I. Allah yang
mahakuasa dan kekal, bantulah mereka yang tidak mengakui Kristus agar dengan
hidup jujur di hadapan-Mu mereka menemukan kebenaran. Bantulah kami agar dengan
semakin saling mengasihi dan semakin berhasrat memahami misteri kehidupan-Mu,
kami menjadi saksi cinta-Mu yang lebih sempurna di dunia. Dengan pengantaraan
Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
8.
Untuk Orang yang tidak percaya akan Allah
I. Marilah kita berdoa pula untuk mereka yang
tidak mengenal Allah supaya mereka yang dengan tulus hati mencari kebenaran
layak menemukan Allah sendiri.
Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:
I. Allah yang
mahakuasa dan kekal, Engkau telah menciptakan umat manusia sedemikian sehingga
selalu berhasrat mencari Engkau dan baru merasa tenang ketika menemukan Dikau.
Maka kami mohon bantulah agar mereka semua, dengan mengatasi hambatan seberat
apa pun, mampu melihat tanda kasih sayang-Mu; dan tergerak oleh kesaksian hidup
orang-orang yang percaya kepada-Mu, mereka dengan sukacita mengakui Engkau
sebagai satu-satunya Allah yang benar dan Bapa umat manusia. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
9.
Untuk para pemimpin negara:
I. Marilah kita berdoa pula untuk semua
pemimpin negara supaya Allah dan Tuhan kita, seturut kehendak-Nya, mengarahkan
budi dan hati mereka kepada damai dan kebebasan sejati bagi semua orang.
Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:
I. Allah yang
mahakuasa dan kekal, di tangan-Mulah pikiran manusia dan nurani para bangsa.
Sudilah mendampingi para pemimpin negara, supaya berkat bantuan-Mu di seluruh
dunia terjaminlah kesejahteraan bangsa-bangsa, kepastian kedamaian, dan
kebebasan beragama. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
10.
Untuk Orang yang menderita.
I. Saudara-saudara
yang terkasih, marilah kita berdoa kepada Allah, Bapa yang mahakuasa, supaya Ia
membersihkan dunia dari kesesatan, melenyapkan penyakit, menjauhkan kelaparan,
membuka penjara, mematahkan belenggu, melindungi musafir, mengantar pulang
pengungsi, menyembuhkan orang sakit, dan menyelamatkan orang yang meninggal.
Umat berdoa
dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:
I. Allah yang
mahakuasa dan kekal, Engkau menghibur yang berduka dan menguatkan yang
menderita. Kiranya jeritan doa semua orang yang tertimpa kesusahan apa pun
sampai ke hadirat-Mu. Semoga semua yang berada dalam kesesakan bersukacita
karena menerima belas kasih-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
KOLEKTE
LAGU: O,
Salib Tanda Agung (PS 508)
1. O,
Salib tanda agung, tempat Yesus bergantung, mengabdi sampai wafat, menjadi
Penyelamat.
2. Ah,
bangsa-Mu sendiri yang sangat Kausayangi, telah menuntut darah, teriak:
Salibkanlah!
3. O,
Salib kayu hina, engkau tanda jaya, yang digunakan Tuhan membawa ke'slamatan.
4. Yesus,
Engkau guruku, kuikut jejak-Mu menuju Kalvari di jalan cinta bakti.
PENGHORMATAN SALIB
Komentator: Saudara-saudari
terkasih, prodiakon, putra/i altar akan menjemput salib yang diselubungi kain
ungu. Salib diarak ke depan altar atau panti imam, untuk diserahkan kepada
Imam, sedikit demi sedikit selubung dibuka setiap kali disertai nyanyian.
Kemudian umat berlutut selama nyanyian Hai umat apa salah-Ku dinyanyikan.
LIHATLAH KAYU SALIB (PS 505)
Dinyanyikan tiga kali dengan nada dasar sol = d, e, fis.
I/D Lihatlah kayu salib, di sini tergantung
Kristus, Penyelamat dunia.
U. Mari kita
bersembah sujud kepada-Nya.
Umat berdiri ketika salib diarak berjalan menuju ke altar/panti
imam dan umat berlutut ketika menyanyi Lihatlah kayu salib. Sesudah
penghormatan salib, salib dibawa oleh Diakon atau putra/i altar ke tempatnya di
dekat altar. Lilin bernyala diletakkan di sekitar atau di atas meja altar atau
di dekat salib.
LAGU PENGHORMATAN SALIB (PS 507)
-umat berlutut selama penghormatan salib-
1-9 Hai umat, apa salah-Ku kepadamu? Jawablah, kapan Aku
menyusahkanmu?
1. T'lah Kubebaskan dirimu, dan
Kupatahkan belenggu. Tetapi kini balasmu: Kau sudah menyerahkan-Ku.
2. Telah Kubimbing langkahmu dengan
tuntunan awan-Ku. Tetapi kini balasmu: Kau antar 'Ku ke Pilatus.
3. Dan Laut Merah Kubelah, supaya kamu
lewatlah. Tetapi kini balasmu: telah kau tikam lambung-Ku.
4. Telah Kuhujankan manna di padang
gurun yang gersang. Tetapi kini balasmu: dera dan cambuk yang kejam.
5. Kupukul para musuhmu, Kubuat tunduk
padamu. Tetapi kini balasmu: Kaupukuli kepala-Ku.
6. Kujunjung kau tak terperi, dan
tongkat raja Kuberi. Tetapi kini balasmu: mahkota duri yang ngeri.
7. Engkau lemah Kukuatkan, kau susah Aku
hiburkan. Tetapi kini balasmu: Kau sudah meninggalkan-Ku.
8. Kau salah Aku ampuni, kau jauh Aku
hampiri. Tetapi kini balasmu: Kau sudah mengingkari-Ku.
9. Kau mati Aku hidupkan, kau sakit Aku
pulihkan. Tetapi kini balasmu: Kau sudah menyalibkan-Ku.
UPACARA KOMUNI
Di atas meja altar dibentangkan kain altar dan di atasnya
diletakkan korporale dan buku misa. Sementara itu Diakon atau, kalau tidak ada,
Imam sendiri mengenakan velum, lalu mengambil Sakramen Mahakudus dari tempat
penyimpanannya, dan membawanya ke altar melalui jalan singkat. Dua putra/i
altar mendahului pembawa Sakramen Mahakudus dengan membawa lilin bernyala dan
menempatkan lilin tersebut di sekitar atau di atas meja altar. Seluruh umat
berdiri dalam keheningan.
BAPA KAMI (PS 405)
Imam berlutut
di belakang altar kemudian dengan tangan terkatup, Imam berkata dengan suara
nyaring:
I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi,
maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah
nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di
dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan
kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
I.
Ya Bapa, bebaskanlah kami dari
segala kemalangan dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami,
supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan,
sehingga kami dapat hidup dengan tenteram sambil mengharapkan kedatangan
Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk
selama-lamanya.
PERSIAPAN KOMUNI umat berlutut
Ajakan menyambut Komuni
I. Inilah Anak Domba Allah yang
menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara yang diundang ke perjamuan-Nya.
U. Ya
Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja maka
saya akan sembuh.
Komentator : Yang diperkenankan menyambut Komuni Kudus
adalah mereka yang sudah dibaptis dalam Gereja Katolik, atau yang sudah
diterima sebagai anggota Gereja Katolik dan telah menerima Sakramen Komuni
Pertama. Mohon selama komuni, hingga berakhirnya Perayaan Ekaristi umat menjaga
keheningan dengan tidak memberikan tepuk tangan kepada paduan suara, petugas
liturgi lainnya.
KOMUNI
LAGU KOMUNI 1 (Kepala yang
berdarah; PS 488)
1.
Kepala yang berdarah, tertunduk dan sedih penuh
dengan sengsara dan luka yang pedih, meski mahkota duri, menghina harkat-Mu,
Kau patut kukagumi: terima hormatku.
2.
O wajah yang mulia, yang patut di sembah, dan
layak menerima pujian dunia, sekarang diludahi dihina, dicerca disiksa,
dilukai: yang salah siapakah?
3.
Syukur sebulat hati kubr'ikan pada-Mu, ya Yesus
yang t'lah mati demi selamatku. Hendaklah 'ku terhibur dengan tuntunan-Mu:
pada-Mu 'ku berlindung di akhir hayatku.
4.
Di saat aku mati, Kau tinggallah serta; di pintu
maut nanti, ya Tuhan, datanglah! Di kala kecemasan menghimpit hatiku, berilah
kekuatan berkat sengsara-Mu.
LAGU KOMUNI 2 (Lihat bunda yang berduka; PS 639)
1.
Lihat bunda yang berduka / di depan salib Sang Putra / air mata
bergenang.
O betapa jiwa ibu / tersedu menanggung pilu, / bagai ditembus pedang.
2.
Bunda Putra Tunggal Allah / disebut Yang Berbahagia / kini sangat bersedih.
Hatinya dirundung duka, / kar'na putra yang termulia / bersengsara di salib.
3.
O siapa tidak pilu / menyaksikan bunda Kristus / menangisi Putranya?
Dan siapa tak tergugah / menyelami duka
bunda / kar'na siksa Anaknya
4.
Dilihatnya Yesus, Putra / yang tersiksa dan terluka / kar'na dosa umat-Nya
dan bergumul sendirian /
menghadapi kematian / menyerahkan
nyawa-Nya.
SAAT HENING
DOA SESUDAH KOMUNI
I. Marilah kita berdoa
Allah yang kekal
dan kuasa Engkau telah memulihkan kebahagiaan kami berkat wafat dan kebangkitan
Putra-Mu. Peliharalah karya belas kasih-Mu dalam diri kami, agar kami yang
telah ambil bagian dalam misteri ini, dapat hidup penuh bakti kepada-Mu. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
I. Tundukkanlah kepalamu untuk
menerima berkat Tuhan.
Kami mohon, ya
Tuhan, semoga turunlah berkat melimpah ke atas umat-Mu ini, yang telah
mengenangkan wafat Putra-Mu sambil mengharapkan kebangkitan-Nya; berikanlah
pengampunan, anugerahkanlah penghiburan, tumbuhkanlah iman yang kudus,
berikanlah jaminan penebusan yang kekal. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan
kami.
U. Amin.
Sesudah itu,
umat meninggalkan gereja dalam keheningan, dengan lebih dulu berlutut ke arah
salib. Seusai perayaan, altar dikosongkan dari semua perlengkapan, kecuali
salib dan dua atau empat lilin bernyala. Mereka yang telah mengikuti upacara
liturgis meriah sore ini tidak perlu melaksanakan Ibadat Sore.
MISA MALAM
PASKAH
SABTU MALAM, 19 April 2014
(Lampu Gereja padam, umat
berdiri)
UPACARA MULIA PEMBUKA VIGILI
(Penyalaan Lilin Paskah)
PEMBERKATAN API DAN PERSIAPAN
LILIN PASKAH
TANDA SALIB DAN SALAM
I. (+) Dalam
nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Tuhan memandang
dan memperhatikan Saudara, menunjukkan kerelaan hati-Nya, dan memberikan damai
sejahtera kepadamu.
U. Dan bersama
rohmu
PENGANTAR
I. Saudara-saudari
terkasih, pada malam suci ini Tuhan kita Yesus Kristus beralih dari kematian
memasuki kehidupan. Gereja mengundang putra dan putrrinya untuk berkumpul
mengadakan tirakatan. Kita ikuti tirakatan ini untuk mengungkapkan iman kita
akan Kristus yang bangkit dengan mulia. Dialah cahaya yang menghidupkan harapan
serta memberikan kegembiraan karena telah jaya atas maut. Malam ini kita akan
memperbaharui janji baptis, memperbaharui iman kita akan Tuhan. Hidup-Nya
membuka harapan baru, hidup bersatu dengan Tuhan. Tetapi warta Paskah ini
mengandung pula tugas baru bagi kita, dan akan dimahkotai dengan perayaan
Ekaristi.
(Umat tetap
berdiri, nanti hanya diperkenankan menyalakan lilin dari lilin Paskah.)
PEMBERKATAN
API
I. Marilah
kita berdoa:
Allah
Bapa mahamulia, Engkau telah menganugerahi cahaya kemuliaan-Mu dengan
perantaraan Kristus. Kami mohon berkatilah (+) api baru ini. Semoga perayaan
Paskah malam ini menyalakan kerinduan kami akan hidup surgawi, sehingga kelak
kami dapat merayakan Paskah abadi dengan hati murni dalam cahaya-Mu. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
PEMBERKATAN
LILIN PASKAH
(Imam menggoreskan tanda-tanda pada lilin sambil mengucapkan
kata-kata:]
I. Kristus
dahulu dan sekarang, (dari atas ke bawah)
Awal dan
akhir, (dari kiri ke kanan)
Alpha
dan Omega, (A, O)
Milik-Nyalah segala masa, (2)
dan segala abad (0)
Kepada-Nyalah kemuliaan dan
kekuasaan, (1)
sepanjang segala masa (0)
(sambil menancapkan lima
biji dupa, imam mengucapkan):
I. Demi luka-luka-Nya yang kudus
dan mulia
Semoga kita dilindungi
dan dipelihara oleh Kristus
Tuhan. Amin.
I. Semoga cahaya Kristus, yang
telah bangkit mulia, menghalau kegelapan hati dan budi.
(Lilin Paskah
diarak masuk Gereja. Di tiga tempat berhenti untuk memuji Kristus Cahaya Dunia.
Umat berdiri.)
KRISTUS
CAHAYA DUNIA (PS 513)
Dinyanyikan 3 kali, setiap kali naik dengan nada
lebih tinggi
(PS 513 : do = as, bes, c) atau(PS 513a : do = f, g, a)
Setelah sampai di altar, Imam menuju ke tempat duduknya. Ia
memberikan lilinnya kepada putra-putri altar, lalu mengisi pendupaan dan
memberkatinya seperti pada pembacaan Injil dalam Misa.
Jika tidak ada Diakon, Pujian Paskah dapat dibawakan oleh Imam
sendiri, atau oleh Imam lain yang ikut konselebrasi. Tetapi, jika dibawakan
oleh seorang awam, kata-kata di antara kurung dilewatkan.
PUJIAN PASKAH (PS 514)
Komentator: Sang
Terang sejati telah datang. Ia melenyapkan segala kuasa kegelapan dan memberi
hidup baru. Marilah kita bersyukur dan bersorak gembira karenanya.
PEXT(P=
Pewarta Exoltet)
P.
Bersoraklah,
para malaikat di surga. Elukanlah Kristus raja diraja.
Pujilah kemenangan
jaya. Gemakanlah bunyi nafiri.
U. Bersoraklah, nyanyikan
lagu gembira bagiKristus, yang menebus kita;
bersyukurlah kepadaAllah, ki-ta bang-kit bersa-ma
Kristus.
P. Bersoraklah, para malaikat di surga. Elukanlah
Kristus raja diraja.
Pujilah kemenangan jaya. Gemakanlah bunyi nafiri.
U.
Bersoraklah, nyanyikan lagu
gembira bagi Kristus, yang menebus kita;
bersyukurlah
kepada Allah, kita bangkit bersama Kristus.
P. Bergiranglah, umat
seluruh dunia: Terhalaukan kegelapan dosa;
bersinar cahaya ilahi: Yesus Kristus, Junjungan
Kita.
U. Bersoraklah, para malaikat di surga. Elukanlah
Kristus raja diraja.
Pujilah kemenangan jaya. Gemakanlah bunyi nafiri.
(P. Tuhan bersamamu)
(U. Dan bersama rohmu.)
(P. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.)
(U. Sudah kami arahkan.)
(P. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita.)
(U. Sudah layak
dan sepantasnya.)
P.
Sungguh layak dan sepantasnya,
kami lagukan dengan bulat hati madah pujian bagi bapa, Allah yang mahakuasa,
dan bagi Putra-Nya Yesus Kristus, Tuhan dan sembahan kami. Yang sebagai
pengganti kami, telah melunasi hutang Adam kepada Bapa dan dengan darah
hati-Nya menghapus surat hutang dosa kami. Inilah pesta Paska, kini malaikat
maut sungguh lewat, sebab anak domba sejati dikurbankan dan pintu rumah
umat-Nya sudah ditandai dengan darah-Nya. Pada malam ini Bapa telah mengantar
bani Israel dari Mesir melalui dasar Laut merah yang sudah dikeringkan. Pada
malam ini Yesus Kristus mengalahkan kuasa maut dan bangkit sebagai pemenang
yang unggul dari kubur-Nya. Pada malam ini semua orang yang percaya kepada
Kristus dilepaskan dari kedurhakaan dan dosa, dipulihkan kepada rahmat Allah,
dan diterima ke dalam Gereja yang kudus.
U.
Bersoraklah, nyanyikan lagu
gembira bagi Kristus, yang menebus kita, bersyukurlah kepada Allah, kita
bangkit bersama Kristus.
P.
Betapa ajaib kerahiman Bapa bagi kami! Tak ternilai
cinta kasih-Nya: Untuk menebus para hamba, Bapa serahkan Putra-Nya sendiri. Bahwasanya
perlu dosa Adam untuk memperoleh Kristus, yang dengan wafat-Nya meniadakan dosa
itu. Sungguh mujur kesalahan itu, sebab memberi kita Penebus yang demikian ini!
Sungguh berbahagia malam ini, yang menghubungkan kembali surga dengan dunia,
Allah dengan umat manusia.
U.
Bersoraklah, nyanyikan lagu
gembira bagi Kristus, yang menebus kita, bersyukurlah kepada Allah, kita
bangkit bersama Kristus.
P.
Cahaya suci malam ini mengusir
kedurhakaan, membersihkan orang yang berdosa, mengembalikan kesucian kepada
yang jatuh, menghibur yang berduka cita. Semoga lilin ini, yang diberkati demi
penghormatan Bapa pada malam ini, bernyala terus untuk menghalau kegelapan.
Semoga nyalanya digabungkan dengan sinar bintang kejora, dengan kejora sejati
itu, yang tak kunjung terbenam, yang telah terbit dari alam maut dan menyinari
umat manusia dengan seri cahayanya. Dialah Yesus Kristus, Putra Bapa yang
bersama dengan Bapa dan Roh Kudus hidup dan berdaulat kini dan sepanjang masa.
U. Amin, amin, amin.
Lampu Gereja dinyalakan, lilin umat dipadamkan, umat duduk.
LITURGI SABDA
BACAAN I (Kej
1:1 - 2:2)
"Allah
melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik."
L. Bacaan dari Kitab Kejadian:
Pada mulanya Allah menciptakan langit
dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya,
dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah:
"Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang
itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Dan Allah menamai
terang itu siang, dan gelap itu malam.
5 6 1 2 1 2 3 1 7 6 1 . 6 5 77 6 5 5
Maka jadilah petang dan pagi, hari per- ta - ma.
Lalu berfirmanlah Allah: "Jadilah
cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." Maka Allah
menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari
air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Allah menamai cakrawala itu
langit.
Maka jadilah petang dan pagi, hari kedua.
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah
segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan
yang kering." Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu
darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu
baik. Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda,
tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan
buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah
demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan
yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang
berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
Maka jadilah petang dan pagi, hari ketiga.
Berfirmanlah Allah: "Jadilah
benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah
benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap
dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah
benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian. Maka Allah
menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk
menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga
bintang-bintang. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap.
Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
Maka jadilah petang dan pagi, hari keempat.
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah
dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di
atas bumi melintasi cakrawala." Maka Allah menciptakan binatang-binatang
laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan
dalam air, dan segala jenis burung - yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya
itu baik. Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya:
"Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut,
dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak."
Maka jadilah petang dan pagi, hari kelima.
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi
mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan
segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian. Allah menjadikan segala
jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di
muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Berfirmanlah Allah:
"Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya
mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas
ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di
bumi." Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut
gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka:
"Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu,
berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala
binatang yang merayap di bumi." Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku
memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan
segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.
Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala
yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau
menjadi makanannya." Dan jadilah demikian. Maka Allah melihat segala yang
dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.
Maka jadilah petang dan pagi, hari keenam
Demikianlah diselesaikan langit dan bumi
dan segala isinya. Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan
yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan
yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan
menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan
penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
Maka jadilah petang dan pagi, hari ini.
L. Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur
kepada Allah.
MAZMUR
TANGGAPAN (Mzm 104:1-2a.5-6.10.12.13-14.24.25c - PS 830)
Refren: Aku wartakan karya agung-Mu
Tuhan, karya agung-Mu karya keselamatan.
Mazmur:
1. Pujilah
Tuhan, hai jiwaku! Tuhan Allahku, Engkau sungguh besar! Engkau berpakaian
keagungan dan semarak, berselimutkan terang ibarat mantol.
2. Engkau
telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya, sehingga takkan goyah untuk
selama-lamanya. Dengan samudera raya bumi ini Kau selubungi; air telah naik
melampaui gunung-gunung.
3. Di
lembah-lembah Engkau membualkan mata air yang mengalir di antara gunung-gunung.
Burung-burung di udara bersarang di dekatnya, bersiul-siul dari antara
dedaunan.
4. Dari
bangsal-Mu Engkau menyirami gunung-gunung, bumi penuh dengan segala yang
Kauturunkan dari langit. Engkau menumbuhkan rumput bagi hewan, dan
tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, Engkau mengeluarkan makanan dari
dalam tanah.
5. Betapa
banyak karya-Mu, ya Tuhan, semuanya Kaubuat dengan kebijaksanaan. Bumi penuh
dengan ciptaan-Mu: Pujilah Tuhan, hai jiwaku!
DOA
I. Marilah kita berdoa:
I.
Allah yang Mahakuasa dan
kekal, sungguh mengagumkan seluruh rencana dan penyelamatan-Mu. Terangilah
umat-Mu yang telah Engkau tebus agar memahami bahwa karya penciptaan-Mu pada
awal mula sungguh agung, namun lebih agung karya penebusan kami yang
berlangsung sampai pada kepenuhan masa dalam kurban Paskah Kristus, yang hidup
dan berkuasa sepanjang masa.
U. Amin.
BACAAN II
(Kel 14:15-15:1)
"Korban
Abraham leluhur kita."
L. Bacaan
dari Kitab Keluaran:
Dalam perjalanan keluar dari tanah
Mesir, ketika hampir tersusul oleh pasukan Firaun, ketakutanlah orang-orang
Israel dan berseru-seru kepada Tuhan. Maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa.
'Mengapa engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang
Israel, supaya mereka berangkat. Dan engkau, angkatlah tongkatmu, dan
ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel
dapat masuk ke tengah-tengah laut dan berjalan di tanah yang kering. Dan
sementara itu Aku akan menegarkan hati orang-orang Mesir, sehingga mereka
menyusul orang-orang Israel. Dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya,
keretanya dan orang-orang yang berkuda, Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku. Maka
orang Mesir akan insaf bahwa Aku ini Tuhan, apabila Aku menampakkan
kemuliaan-Ku terhadap Firaun, keretanya dan orang-orangnya yang berkuda.'
Kemudian bergeraklah Malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan tentara
Israel, lalu berpindah, berjalan di belakang mereka, dan tiang awan yang
tadinya bergerak di depan mereka beranjak dan berdiri di belakang mereka.
Demikianlah tiang awan itu berdiri di antara tentara Mesir dan orang Israel.
Awan itu menimbulkan kegelapan, sehingga malam itu berlalu tanpa kesempatan
bagi orang Mesir untuk mendekati orang-orang Israel. Lalu Musa mengulurkan
tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman Tuhan menguakan air laut dengan
perantaraan angin timur yang keras, serta mengeringkan Laut itu. Maka
terbelahlah air laut itu, dan orang Israel masuk dan berjalan di tengah-tengah
laut yang kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok
bagi mereka. Orang Mesir pun mengejar dan menyusul mereka. Semua kuda Firaun,
kereta dan pasukan berkudanya mengikuti orang Israel masuk ke tengah-tengah
laut itu. Pada waktu jaga pagi, Tuhan memandang tentara Mesir dari dalam tiang
api awan, lalu mengacau balaukan tentara Mesir. Tuhan membuat roda kereta
mereka berjalan miring dan maju dengan berat sehingga orang Mesir berkata,
'Marilah kita lari meninggalkan orang Israel, sebab Tuhanlah yang berperang
untuk mereka melawan Mesir! Berfirmanlah Tuhan kepada Musa, 'Ulurkanlah
tanganmu ke atas laut, supaya air berbalik meliputi orang Mesir, kereta mereka,
dan pasukan berkuda mereka. Musa mengulurkan tangannya ke atas laut; maka
menjelang pagi berbaliklah air laut ke tempatnya semula, sedangkan orang Mesir
lari menuju air itu. Demikianlah Tuhan mencampakkan orang Mesir ke
tengah-tengah laut. Jadi berbaliklah segala air itu, lalu menimbun kereta dan orang
berkuda dari seluruh pasukan Firaun, yang telah menyusul orang Israel ke laut.
Tiada seorang pun di antara mereka yang selamat. Tetapi orang Israel berjalan
di tempat kering di tengah-tengah laut, sedang di kiri dan kanan mereka air itu
bagai tembok bagi mereka. Demikianlah pada hari itu Tuhan menyelamatkan orang
Israel dari tangan orang Mesir. Dan orang Israel melihat orang Mesir mati
terkapar di pantai laut. Ketika orang Israel melihat betapa dahsyat perbuatan
Tuhan terhadap orang Mesir, maka seluruh bangsa itu merasa takut akan Tuhan;
mereka percaya kepada Tuhan dan kepada Musa hamba-Nya. Pada waktu itulah Musa
bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan madah ini bagi Tuhan.
(tanpa kata-kata:
demikianlah sabda Tuhan, koor langsung mulai menyanyikan Mazmur Tanggapan PS
671)
MAZMUR
TANGGAPAN (bds. Kel 15:1-2.3-4.5-6.17-18 - PS 671)
1. Bersyukurlah
kepada Tuhan, kar'na kekal kasih Allah. Pada Allah segala dewata, kar'na kekal
kasih Allah. Pada Tuhan segala penguasa, kar'na kekal kasih Allah.
2. Hanya
Dia mengerjakan karya agung, kar'na kekal kasih Allah. dengan arif menciptakan
langit, kar'na kekal kasih Allah. membentangkan bumi di atas laut, kar'na kekal
kasih Allah.
3. Penerang
yang besar dibuat-Nya, kar'na kekal kasih Allah. Surya yang menguasai siang,
kar'na kekal kasih Allah. Bulan, bintang, cahaya malam, kar'na kekal kasih
Allah.
4. Yang
membunuh anak sulung Mesir, kar'na kekal kasih Allah. dan membebaskan umat
Israel, kar'na kekal kasih Allah. dengan tangan kuat dan lengan perkasa, kar'na
kekal kasih Allah.
5. Dia
yang membelah Laut merah, kar'na kekal kasih Allah. Yang menyeberangkan umat
Israel, kar'na kekal kasih Allah. Dan menumpas Firaun dan laskarnya, kar'na
kekal kasih Allah.
6. Yang
memimpin umat-Nya ke padang gurun, kar'na kekal kasih Allah. Kerajaan besar
ditaklukkan-Nya, kar'na kekal kasih Allah. Raja-raja masyhur dibunuh-Nya,
kar'na kekal kasih Allah.
7. Diberikan-Nya
tanah mereka, kar'na kekal kasih Allah. Kepada Israel hamba-Nya, kar'na kekal
kasih Allah. Kemalangan kita diindahkan-Nya, kar'na kekal kasih Allah.
8. Bersyukurlah
kepada Tuhan, kar'na kekal kasih Allah. Pembebas kita dari penindas, kar'na
kekal kasih Allah. Dan segala makhluk diberi-Nya makan, kar'na kekal kasih
Allah.
DOA
I. Marilah kita berdoa:
Allah Bapa kami, karya-Mu yang mengagumkan
kini masih terus berlangsung. Dahulu Engkau membebaskan satu bangsa dari
kejaran Firaun dengan kuasa tangan-Mu. Tetapi kini Engkau menyelamatkan segala
bangsa dengan air pembaptisan. Kami mohon: jadikanlah semua orang anak-anak
Abraham dan semartabat dengan umat Israel. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan
kami.
U. Amin.
BACAAN III
(Yes 55:1-11)
"Firman-Ku
akan melaksanakan apa yang Kukehendaki."
L. Bacaan
dari Kitab Yesaya:
Beginilah firman Tuhan, hai semua orang
yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang,
marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu
tanpa bayaran! Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti,
dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku
maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling
lezat. Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu
akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih
setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud. Sesungguhnya, Aku telah
menetapkan dia menjadi saksi bagi bangsa-bangsa, menjadi seorang raja dan
pemerintah bagi suku-suku bangsa; sesungguhnya, engkau akan memanggil bangsa
yang tidak kaukenal, dan bangsa yang tidak mengenal engkau akan berlari
kepadamu, oleh karena Tuhan, Allahmu, dan karena Yang Mahakudus, Allah Israel,
yang mengagungkan engkau. Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah
kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan
orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada Tuhan, maka
Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan
dengan limpahnya. Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah
jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi,
demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.
Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ,
melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan,
memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali
kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan
akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
L. Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur
kepada Allah.
MAZMUR
TANGGAPAN (PS 864; MT Yes 12:2-3.4bcd.5-6)
Refren: Tuhan, Dikaulah sumber air hidup.
Ayat.
1. Sungguh,
Allah keselamatanku; aku percaya dengan tidak gemetar; sebab Tuhan Allah itu
kekuatan dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Maka kamu akan menimba
dengan kegirangan, dari mata air keselamatan.
2. Pada
waktu itu kamu akan berkata, "Bersyukurlah kepada Tuhan, panggillah
nama-Nya, beritahukan karya-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah bahwa
nama-Nya tinggi luhur!"
3. Bermazmurlah
bagi Tuhan, sebab mulia karya-Nya; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi!
Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab yang mahakudus, Allah
Israel, agung di tengah-tengahmu!
DOA
I. Marilah kita berdoa:
I.
Allah yang kekal dan kuasa, Engkaulah sumber iman
dan pengharapan kami. Yang kini kami rayakan telah diwartakan oleh para nabi.
Sempurnakanlah segala sesuatu yang kami miliki, sebab segala yang baik yang ada
pada kami berasal dari pada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
umat berdiri
MADAH KEMULIAAN (PS 354)
K. Kemuliaan kepada Allah di
surga,
U. dan damai di bumi, dan damai di bumi
kepada orang yang berkenan pada-Nya.
Kami memuji Dikau.
Kami meluhurkan
Dikau.
Kami menyembah
Dikau.
Kami memuliakan
Dikau.
Kami bersyukur,
kami bersyukur. Kami bersyukur pada-Mu.
Karena
kemuliaan-Mu yang besar.
Kar'na
kemuliaan-Mu yang besar.
Ya Tuhan Allah,
raja surgawi, Allah Bapa yang mahakuasa.
Ya Tuhan Yesus
Kristus, Putra yang tunggal.
Ya Tuhan Allah,
Anak Domba Allah, Putra Bapa.
Engkau yang
menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang
menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk
di sisi Bapa, kasihanilah kami.
Karena hanya
Engkaulah kudus.
Hanya Engkaulah
Tuhan.
Hanya Engkaulah
mahatinggi,
ya Yesus Kristus,
bersama Roh Kudus,
bersama Roh Kudus
dalam kemuliaan
Allah Bapa.
Amin.
DOA PEMBUKA
I. Marilah kita berdoa:(hening
sejenak)
Ya Allah, Engkau
menyemarakkan malam yang amat suci ini dengan kebangkitan mulia Kristus Tuhan
kami. Bangkitkanlah di dalam Gereja-Mu semangat hidup sebagai anak-anak Allah.
Semoga kami dibarui lahir-batin agar kami selalu mengabdi Engkau dengan setia.
Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami yang dengan
kebangkitan-Nya bersatu dengan Engkau dalam persekutuan dengan Roh Kudus,
Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.
umat duduk
BACAAN EPISTOLA (Rm 6:3-11)
"Kristus
yang bangkit dari alam maut takkan wafat lagi."
L. Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di
Roma:
Saudara-saudara,
kita semua, yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam
kematian-Nya. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia
oleh pembaptisan dalam kematian, supaya seperti halnya Kristus telah
dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita
akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab jika kita telah menjadi satu dengan
kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan kebangkitan-Nya. Karena kita
tahu bahwa masing-masing kita turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang
kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang
telah mati, ia telah bebas dari dosa. Jadi jika kita telah mati dengan Kristus,
sesudah bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi; maut tidak berkuasa
lagi atas Dia! Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali
untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.
Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu
hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
L. Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur
kepada Allah.
umat berdiri
ALLELUYA (Mzm
118:1-2.16ab-17.22.23 - PS 867) umat berdiri
do = f/g/a.
I Alleluya
U. Alleluya
Dinyanyikan
tiga kali, dengan ganti nada dasar
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 519 -
Mzm 118:1-2.16ab-17.22.23)
(Perarakan
Evangeliarium dilakukan secara meriah, memutar dari gang samping kiri dari
panti imam kemudian ke tengah menuju mimbar sampai deretan kursi paling
belakang dalam gereja)
Ulangan: Alleluya,
alleluya, alleluya
Ayat. (Pola lagu PS 519)
1. Bersyukurlah
kepada Tuhan, sebab ia baik! Kekal abadi kasih setia-Nya. Biarlah Israel
berkata, "Kekal abadi kasih setia-Nya.
2. Tangan
kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan! Aku
tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan
Tuhan.
3. Batu
yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu
terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di antara kita.
BACAAN INJIL (Mat 28:1-10)
"Ia telah bangkit dan
mendahului kamu ke Galilea"
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus
Kristus menurut Matius
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar
pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain,
menengok kubur itu. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang
malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya
lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan
salju. Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang
mati. Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu:
"Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan
itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah
dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. Dan segeralah pergi dan
katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang
mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia.
Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu." Mereka segera pergi dari
kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat
untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Tiba-tiba Yesus berjumpa
dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan
memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka:
"Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya
mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."
I. Demikianlah Injil
Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
umat duduk
HOMILI
hening
sejenak
LITURGI BAPTIS
umat berlutut
LITANI PARA KUDUS (PS 128)
do=Bes
S. Tuhan kasihanilah kami U.
Tuhan kasihanilah kami
S. Kristus kasihanilah
kami U. Kristus kasihanilah
kami
S. Kristus kasihanilah kami U.
Tuhan kasihanilah kami
S. Allah Bapa di surga
U. Kasihanilah
kami.
S. Allah Putra, penebus dunia U.
Kasihanilah kami.
S. Allah Roh Kudus U.
Kasihanilah kami.
S. Allah Tritunggal
kudus,
Tuhan yang mahaesa, U.
Kasihanilah kami.
S. Santa Maria Bunda Allah U.
Doakanlah kami.
S. Santo Mikael, Gabriel dan
Rafael
S. Para Malaikat Allah
S. Santo Yohanes Pembaptis
S. Santo Yusuf
S. Santo Petrus dan Paulus,
S. Santo Andreas,
S. Santo Yohanes dan Santo
Yakobus,
S. Santa Maria Magdalena,
S. Stefanus,
S. Santo Ignatius dari Antiokia,
S. Santo Laurensius
S. Santa Perpetua dan Felisitas,
S. Santa Agnes,
S. Santo Agustinus,
S. Santo Atanasius,
S. Santo Basilius dan Gregorius dari Nazianze,
S. Santo Martinus,
S. Santo Benediktus,
S. Santo Fransiskus
dan Dominikus,
S. Santo Fransiskus
Xaverius
S. Santo Yohanes Maria
Vianey,
S. Santa Katarina,
dari Siena,
S. Santa Theresia dari
Avila,
S. Semua orang kudus Allah,
S. Tuhan Maharahim, dst
U. Bebaskanlah umat-Mu.
S. Dari segala kejahatan,
S. Dari segala dosa,
S. Dari kematian kekal,
S. Karena penjelmaan-Mu,
S. Karena wafat, pemakaman dan kebangkitan-Mu.
S. Kami
orang berdosa, dst U.
Dengarkanlah umatmu.
Permohonan berikut tidak boleh dilewati
S. Sudilah Engkau memerintah dan
memelihara Gereja-Mu yang kudus,
S. Sudilah Engkau memelihara Bapa
Suci dan segala pejabat gerejawi dalam pengabdian yang suci,
S. Sudilah Engkau
memberikan damai dan persatuan kepada segala bangsa,
S. Sudilah Engkau
memperkuat dan memelihara kami dalam pengabdian suci kepada-Mu,
Jika ada calon baptis:
S. Semoga para pilihan
ini Engkau lahirkan kembali berkat anugerah pembaptisan:
U. Dengarkanlah umat-Mu.
Jika tidak ada calon baptis tetapi ada pemberkatan
bejana baptis:
S.
Semoga Engkau berkenan
menyucikan bejana ini untuk kelahiran kembali anak-anak-Mu, Yesus Putra Allah
yang hidup.
U. Dengarkanlah
umat-Mu.
S. Kristus, dengarkanlah kami.
U. Kristus, dengarkanlah kami.
K. Kristus, kabulkanlah doa
kami.
U. Kristus,
kabulkanlah doa kami.
Umat berdiri; kalau ada calon baptis, dengan tangan
terentang Imam mengucapkan doa berikut ini:
I.
Allah yang Mahakuasa dan
kekal, indahkanlah sakramen kasih karunia-Mu yang besar ini. Untuk menciptakan
kembali bangsa-bangsa baru yang dilahirkan bagi-Mu dari air baptis, utuslah
Roh-Mu yang menjadikan mereka ini anak-anak-Mu. Semoga apa yang berlangsung
dalam misteri kerapuhan kami, sungguh-sungguh terwujud oleh karena daya
kuasa-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
PEMBERKATAN AIR BAPTIS
Kalau ada pembaptisan:
I.
Saudara-saudari terkasih,
marilah kita menguatkan kerinduan suci saudara-saudari kita ini dengan doa kita
bersama. Semoga Allah Bapa yang mahakuasa dan maharahim mengasihani dan
membantu mereka yang kini datang ke sumber kelahiran baru.
Kalau tidak ada pembaptisan, tetapi diadakan pemberkatan air
baptis:
I.
Saudara-saudari terkasih,
marilah kita mohon kepada Allah, Bapa yang mahakuasa, agar rahmat-Nya memenuhi
air ini. Semoga semua yang akan dilahirkan kembali dalam Kristus berkat
pembaptisan disatukan dalam keluarga Allah.
Dengan tangan terentang Imam mengucapkan doa untuk memberkati
air baptis:
I.
Allah yang mahamulia, Engkau menciptakan
karya-karya agung melalui tanda-tanda sakramen. Dengan pelbagai cara Engkau
mempergunakan air untuk menyatakan rahmat pembaptisan. Ya Allah, pada awal mula
dunia, Roh-Mu melayang-layang di atas permukaan air. Sejak itu air mengandung
kekuatan untuk menyucikan. Ya Allah, dalam peristiwa air bah Engkau menyatakan
kelahiran baru, sebab kekuatan air itu memusnahkan kejahatan dan melahirkan
kebaikan. Ya Allah, lewat jalan yang kering putra-putra Abraham Kauseberangkan
melintasi Laut Merah. Dengan demikian, kaum yang telah bebas dari perbudakan
Firaun melambangkan umat yang dibaptis. Ya Allah, di Sungai Yordan Putra-Mu
dibaptis oleh Yohanes dan diurapi dengan Roh Kudus. Ketika bergantung di salib,
Ia mengeluarkan air dan darah dari lambung-Nya, Sesudah bangkit Ia mengutus
para murid-Nya: Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku, dan baptislah
mereka dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Kami mohon ya Tuhan, pandanglah
Gereja-Mu dan sudilah membuka baginya sumber air baptis. Semoga berkat Roh Kudus
air ini dipenuhi rahmat Putra Tunggal-Mu. Semoga manusia, yang diciptakan
menurut citra-Mu dan dengan sakramen Baptis disucikan dari kecemaran masa lalu,
dilahirkan kembali dari air dan Roh Kudus, menjadi manusia baru.
Sambil mencelupkan kaki Lilin Paskah ke dalam air satu atau
tiga kali, Imam melanjutkan:
I. Kami mohon, ya Tuhan, semoga dengan
pengantaraan Putra-Mu kuasa Roh Kudus turun ke dalam bejana ini.
Sambil tetap memegang Lilin Paskah yang tercelup dalam air, ia
melanjutkan:
I. Semoga semua orang, yang lewat
pembaptisan dikuburkan bersama Kristus, diperkenankan pula bangkit bersama Dia,
dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.
Lalu Lilin diangkat dari air dan sementara itu umat berseru:
U. Pujilah Tuhan, hai sumber-sumber air,
megahkan dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Pemberkatan Air
Jika tidak ada pembaptisan, dan tidak ada pemberkatan bejana
baptis, Imam menyampaikan pengantar pemberkatan air kepada umat sambil berkata:
I. Saudara-saudari terkasih, dengan
rendah hati marilah kita mohon kepada Tuhan Allah kita, supaya Ia sudi
memberkati air ini, yang akan direcikkan pada kita sebagai kenangan akan
pembaptisan kita. Semoga Ia sendiri memperbarui kita, agar tetap setia kepada
Roh Kudus yang telah kita terima.
Hening sejenak
Imam merentangkan tangan memanjatkan doa berikut:
I.
Tuhan Allah kami, dampingilah
umat-Mu, yang berjaga pada malam yang amat kudus ini. Sudilah memberkati air
ini bagi kami, yang sedang mengenangkan penciptaan kami yang mengagumkan dan
penebusan kami yang jauh lebih mengagumkan. Air telah Engkau ciptakan untuk
menyuburkan ladang dan untuk menyegarkan serta membersihkan tubuh kami. Air
juga telah Engkau jadikan sarana belas kasih-Mu: Sebab lewat air Engkau
membebaskan umat-Mu dari perbudakan, dan dengan air Engkau memuaskan dahaga
mereka di padang gurun. Dengan lambang air para nabi mewartakan Perjanjian
Baru, yang hendak Engkau ikat dengan manusia. Akhirnya, dengan air yang
dikuduskan oleh Kristus di Sungai Yordan, kodrat kami yang telah hancur Engkau
perbarui dalam pembasuhan kelahiran kembali. Oleh sebab itu, semoga air ini
mengingatkan kami akan pembaptisan yang telah kami terima. Semoga Engkau
membuat kami bersukacita bersama-sama saudara-saudara kami, yang dibaptis pada
Hari Raya Paskah ini. Demi Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
Lilin Paskah dikembalikan, misdinar menyalakan
lilin umat.
umat tetap berdiri
PEMBAHARUAN JANJI BAPTIS
I.
Saudara-saudari terkasih,
berkat misteri Paskah, dalam pembaptisan kita dikuburkan bersama Kristus,
supaya bersama Dia kita menghayati hidup yang baru. Oleh karena itu, setelah
menjalani masa puasa selama 40 hari, marilah kita memperbarui janji baptis suci.
Dengan janji itu dulu kita telah menolak setan dan perbuatan-perbuatannya dan
berjanji mengabdi Allah dalam Gereja Katolik yang kudus. Jadi, apakah saudara
menolak dosa supaya hidup dalam kemerdekaan anak-anak Allah?
U. Ya, saya menolak
I. Apakah Saudara menolak
bujukan kejahatan supaya tidak dikuasai dosa?
U. Ya, saya menolak
I. Apakah Saudara menolak setan,
penyebab dan pangkal segala dosa?
U. Ya, saya menolak
I. Percayakah Saudara-saudara
akan Allah, Bapa yang mahakuasa, Pencipta langit dan bumi?
U. Ya, saya percaya.
I.
Percayakan Saudara akan Yesus
Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dilahirkan oleh Perawan
Maria; yang menderita sengsara, wafat dan dimakamkan; yang bangkit dari antara
orang mati, naik ke surga dan duduk di sisi kanan Bapa?
U. Ya, saya percaya.
I.
Percayakah Saudara akan Roh
Kudus, Gereja katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa,
kebangkitan badan dan kehidupan kekal?
U. Ya, saya percaya.
I.
Allah yang mahakuasa, Bapa
Tuhan kita Yesus Kristus, telah melahirkan kita dari air dan Roh Kudus, dan
telah menganugerahi kita pengampunan dosa. Semoga dengan rahmat-Nya Ia menjaga
kita sampai ke hidup yang kekal, dalam Kristus Yesus Tuhan kita.
U. Amin.
Imam mereciki umat dengan air suci, sementara itu
umat bernyanyi:
SYUKUR KEPADAMU TUHAN (MB. 427/ PS. 592)
(do=D 3/4)
1.
Syukur kepada-Mu Tuhan, sumber segala rahmat.
Meski kami tanpa jasa. Kau pilih dan Kau angkat. Dosa kami Kau ampuni. Kau beri
hidup ilahi, kami jadi putra-Mu.
2. Kau
tumbuhkan dalam hati pengharapan dan iman. Kau korbankan cinta suci dan
semangat berkurban. Kami kau lahirkan pula untuk hidup bahagia dalam
kerajaan-Mu.
3.
Kami hendak mengikuti jejak Yesus Sang Abdi
Mengamalkan cinta akan baptis yang mulia, tanda rahmat iman.
MARI BERSUKACITALAH (PS. 525)
(do=D,)
1.
Mari, bersukacitalah, alleluya, / jangan lagi
bersedih, alleluya, / lenyaplah kabut yang kelam, alleluya, / bersinarlah surya
nan terang, alleluya, / alleluya, alleluya, alleluya.
2. Mari,
bersukacitalah, alleluya, / buanglah susah dan sedih, alleluya, / betapa suka
hatimu, alleluya, / penuhlah bahagiamu, alleluya, / alleluya, alleluya,
alleluya.
3. Maria,
bahagialah, alleluya, / kar'na sekarang Putramu, alleluya, / yang dibangkitkan
Bapa-Nya, alleluya, / telah mengalahkan maut, alleluya, / alleluya, alleluya,
alleluya.
4.
Kini hatimu berenang, alleluya, / di dalam suka
dan senang, alleluya, / lupakan hati yang pedih, alleluya, / hentikan tangis
yang sedih, alleluya, / alleluya, alleluya, alleluya.
umat berdiri
DOA UMAT (TPE Lagu 6)
I.
Marilah kita panjatkan doa
kepada Bapa di surga, yang telah membangkitkan Yesus Kristus, Putra-Nya, dari
kematian agar kita dapat menemukan hidup sejati pada-Nya.
L.
Bagi para baptisan baru dan
semua pengikut Kristus: Ya Bapa, ajarilah kami menerima Sakramen-sakramen
misteri Paskah dengan penuh hasrat dan niat yang murni agar kami semakin
dimampukan untuk menghayati hidup sesuai dengan janji baptis kami. Marilah kita
mohon:
U. Dengarkanlah
umat-Mu.
L.
Bagi tanah air kita: Ya Bapa,
semoga kebangkitan Putra-Mu menjiwai para pemimpin dan seluruh rakyat, agar
mereka bersama-sama bangkit dan berjuang membangun bangsa yang lebih beradab.
Marilah kita mohon....
U. Dengarkanlah
umat-Mu.
L.
Bagi saudara-saudari kita yang
mengalami krisis kepercayaan, yang lengah dan acuh tak acuh : Ya Bapa, semoga
pada malam ini, mereka ikut memperbarui janji baptis dan menyadari kembali
tanggung jawab mereka menjadi pengikut Putra-Mu. Marilah kita mohon....
U. Dengarkanlah
umat-Mu.
L.
Bagi semua orang yang telah
meninggal sebagai orang-orang yang sudah ditandai dengan pembaptisan: Ya Bapa,
perkenankanlah mereka malam ini menghayati sukacita paskah sepenuhnya di surga.
Marilah kita mohon....
U. Dengarkanlah
umat-Mu.
L.
Bagi semua saja yang dalam
Perayaan Paskah ini berkumpul sebagai saudara satu sama lain: Ya Bapa, semoga
iman akan Kristus yang bangkit memperteguh kami dalam menunaikan tugas kami
masing-masing di dunia. Marilah kita mohon....
U. Dengarkanlah
umat-Mu.
I.
Allah Bapa kami yang mahakuasa
dan kekal, Bapa Tuhan kami Yesus Kristus, kami telah dilahirkan kembali dari
air dan Roh Kudus, dan telah diampuni dosa-dosa kami. Bawalah kami berkat
rahmat yang telah diperoleh Kristus Putra-Mu, memasuki Paskah raya abadi.
Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
umat
duduk
LITURGI EKARISTI
A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN
Umat berdiri
ketika didupai
LAGU PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS
520)
Haec dies quam
fecit Dominus: exultemus et laetemur in ea. Alleluia, alleluia. Haec dies quam
fecit Dominus: exultemus et laetemur in ea. Alleluia, alleluia, alleluia.
Terpujilah
Tuhan mahakuasa; mari kita sukaria bergembira, alleluya, alleluya. Terpujilah
Tuhan mahakuasa mari kita sukaria bergembira, alleluya, alleluya,
alleluya.
umat berdiri
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I.
Berdoalah,
Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah,
Bapa yang mahakuasa.
U.
Semoga persembahan ini diterima
demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I.
Allah Bapa yang Mahakudus,
berkenanlah menerima permohonan serta persembahan umat-Mu, yang diunjukkan
kepada-Mu. Semoga perayaan Ekaristi, yang berasal dari misteri Paskah, memberi
kami kekuatan untuk mencapai hidup yang kekal. Dengan pengantaraan Kristus,
Tuhan kami.
U. Amin.
B. DOA SYUKUR AGUNG
DIALOG PEMBUKA
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah
mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada
Tuhan, Allah kita
U. Sudah
layak dan sepantasnya
PREFASI
I. Sungguh layak dan
sepantasnya, ya Bapa, kami memuji Dikau senantiasa. Namun teristimewa pada
malam ini layaklah Engkau kami muliakan lebih meriah, sebab Kristus, Anak Domba
Paskah kami, sudah dikurbankan dan kini bangkit dengan jaya. Dialah Anak Domba
sejati yang menghapus dosa dunia. Dengan wafat, Ia menghancurkan kematian;
dengan bangkit, Ia memulihkan kehidupan. Dari sebab itu, di seluruh muka bumi
umat-Mu bersukaria merayakan kegembiraan Paskah bersama para malaikat dan
segenap penghuni surga yang bermadah memuliakan keagungan-Mu sambil tak henti-hentinya
bernyanyi:
KUDUS (PS 386)
Sanctus, Sanctus, Sanctus,
Dominus Deus Sabbaoth; Pleni sunt caeli et terra gloria Tua. Hosanna in
excelsis. Benedictus qui venit in nomine Domini. Hosanna in excelsis
umat
berlutut/berdiri, bukan duduk.
DOA SYUKUR AGUNG I
I.
Ya Bapa yang mahamurah, dengan
rendah hati kami mohon demi Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami: Sudilah
menerima dan memberkati (+) pemberian ini, persembahan ini, kurban kudus yang
tak bernoda ini. Kami mempersembahkan kepada-Mu pertama-tama untuk Gereja-Mu
yang kudus dan katolik. Semoga Engkau memberikan kepadanya damai, perlindungan,
persatuan, dan bimbingan di seluruh dunia bersama hamba-Mu Paus kami... dan
Uskup kami ... serta semua orang yang menjaga dan menumbuhkan iman katolik,
sebagaimana kami terima dari para rasul.
I.
Ingatlah, ya Tuhan, akan
hamba-hamba-Mu... yang meminta doa kami; dan semua orang yang berhimpun di
sini, yang iman dan baktinya Engkau kenal dan Engkau maklumi; bagi mereka,
kurban ini kami persembahkan kepada-Mu. Ingatlah juga akan mereka yang
mempersembahkan kepada-Mu kurban pujian ini bagi dirinya sendiri dan bagi kaum
kerabatnya untuk penebusan jiwa mereka, untuk keselamatan dan kesejahteraan
yang mereka harapkan dari-Mu, ya Allah yang benar, hidup dan kekal.
Communicantes
(dari Malam Paskah sampai dengan Minggu Paskah II)
Dalam persatuan
dengan seluruh Gereja, kami merayakan (malam) hari yang amat suci ini, saat
Yesus Kristus Tuhan kami bangkit dari mati; juga kami mengenang dan
menghormati: terutama Santa Maria, tetap perawan mulia, Bunda Yesus Kristus,
Tuhan dan Allah kami,
Santo Yusuf,
suaminya, serta para rasul dan para martir-Mu yang bahagia, Petrus dan Paulus,
Andreas (Yakobus dan Yohanes, Tomas, Yakobus dan Filipus, Bartolomeus dan
Matius, Simon dan Tadeus: Linus, Kletus, Klemens dan Sikstus, Kornelius dan
Siprianus, Laurensius dan Krisogonus, Yohanes dan Paulus, Kosmas dan Damianus)
dan semua orang kudus-Mu. Atas jasa dan doa mereka, lindungilah dan tolonglah
kamid alam segala hal. Demi Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
(dari
Malam paskah sampai dengan Minggu Paskah II)
I.
*Maka kami mohon, ya Tuhan,
sudilah menerima persembahan kami, hamba-Mu, dan persembahan seluruh
keluarga-Mu ini, yang kami sampaikan juga bagi mereka yang telah Engkau ampuni
semua dosanya dan Engkau lahirkan kembali dari air dan Roh Kudus: bimbinglah
jalan hidup kami dalam damai-Mu, luputkanlah kami dari hukuman kekal dan
terimalah kami dalam kawanan para pilihan-Mu. Demi Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
I.
Ya Allah, kami mohon, sudilah
memberkati dan menerima persembahan kami ini sebagai persembahan yang sempurna,
yang benar, dan yang berkenan pada-Mu, agar bagi kami menjadi Tubuh dan Darah
Putra-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus.
Putra Altar membunyikan lonceng/gong.
I.
Pada hari sebelum menderita Ia
mengambil roti dengan tangan-Nya yang kudus dan mulia, dan sambil menengadah
kepada-Mu, Allah Bapa-Nya yang mahakuasa, Ia mengucap syukur dan memuji Dikau,
memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya
berkata:
Terimalah
dan makanlah:
Inilah Tubuh-Ku
yang diserahkan bagimu.
Ketika
Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkat-Nya. Umat memandang-Nya. Ketika
Iman meletakkan Piala dan berlutut. Umat menundukkkan kepada dengan hormat dan
khidmat.
Demikian pula,
sesudah perjamuan, Ia mengambil piala yang luhur dengan tangan-Nya yang kudus
dan mulia. Sekali lagi Ia mengucap syukur dan memuji Dikau lalu memberikan
piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
Terimalah dan
minumlah: Inilah piala Darah-Ku, darah perjanjian baru dan kekal, yang
ditumpahkan bagimu dan bagi semua orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini
untuk mengenangkan Daku.
Ketika Imam
memperlihatkan Piala dengan mengangkat-Nya. Umat memandang-Nya. Ketika Iman
meletakkan Piala dan berlutut. Umat menundukkkan kepada dengan hormat dan
khidmat.
ANAMNESIS
I: Agunglah misteri iman kita
U:
Tuhan Engkau telah wafat. Tuhan,
sekarang 'Kau hidup Engkau Sang Juru Selamat: Datanglah, ya Yesus Tuhan.
I.
Oleh karena itu, ya Bapa,
kami, hamba-Mu, dan juga umat-Mu yang kudus mengenangkan Kristus, Putra-Mu,
Tuhan kami: penderitaan-Nya yang menyelamatkan, kebangkitan-Nya dari alam maut,
dan juga kenaikan-Nya yang mulia ke surga.
Dari
anugerah-anugerah yang telah Engkau berikan kepada kami, ya Allah, yang
mahamulia, kami mempersembahkan kepada-Mu, kurban yang murni, kurban yang suci,
kurban yang tak bernoda, roti suci kehidupan abadi dan piala keselamatan kekal.
Sudilah memandang
persembahan ini dengan hati yang rela dan wajah berseri; dan sudilah
menerimanya seperti Engkau berkenan menerima persembahan hamba-Mu Habel dan
kurban leluhur kami Abraham dan seperti Engkau berkenan menerima kurban suci
dan tak bernoda yang dipersembahkan kepada-Mu oleh Melkisedek, Imam Agung-Mu.
I.
Kami mohon kepada-Mu, ya Allah
yang mahakuasa: utuslah malaikat-Mu yang kudus mengantar persembahan ini ke
altar-Mu yang luhur, ke hadapan keagungan ilahi-Mu, agar kami semua yang
mengambil bagian dalam perjamuan ini, dengan menyambut Tubuh dan Darah
Putra-Mu, dipenuhi dengan segala berkat dan rahmat surgawi. Demi Kristus, Tuhan
kami.
U. Amin.
I.
Ingatlah juga, ya Tuhan, akan
hamba-hamba-Mu..... dan ..... yang telah mendahului kami dengan meterai iman
dan beristirahat dalam damai.
I.
Kami mohon kepada-Mu, ya
Tuhan, perkenankanlah mereka dan semua orang yang telah beristirahat dalam
Kristus mendapatkan kebahagiaan, terang dan damai. Demi Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
I.
Perkenankanlah juga kami,
hamba-hamba-Mu yang berdosa ini, yang berharap atas kerahiman-Mu yang melimpah,
mengambil bagian dalam persekutuan dengan para rasul dan para martir-Mu yang
kudus: dengan Yohanes Pembaptis, Stefanus, Matias dan Barnabas, (Ignasius dan
Aleksander, Marselinus dan Petrus, Felisitas dan Perpertua, Agata, dan Lusia,
Agnes, Sesilia, dan Anastasia) dan semua orang kudus-Mu: perkenankanlah kami
menikmati kebahagiaan bersama mereka, bukan karena jasa-jasa kami, melainkan
kelimpahan pengampunan-Mu. Demi Kristus, Tuhan kami.
I.
Dengan pengantaraan Dia,
Engkau senantiasa menciptakan menguduskan, menghidupkan, memberkati, dan
menganugerahkan segala yang baik kepada kami.
(dinyanyikan)
I.
Dengan pengantaraan Kristus,
bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, - dalam
persekutuan Roh Kudus, segala hormat dan kemulaan sepanjang segala masa.
U. Amin.
C. KOMUNI
umat berdiri
BAPA KAMI (PS 404)
I. Atas petunjuk
Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa:
I+U.
Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi
seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah
kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan
janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang
jahat.
I.
Ya Bapa, bebaskanlah kami dari
segala kemalangan dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami,
supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan,
sehingga kami dapat hidup dengan tenteram sambil mengharapkan kedatangan
Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan
berkuasa untuk selama-lamanya.
DOA DAMAI (MR
2002)
I.
Tuhan Yesus Kristus bersabda
kepada para rasul, "Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan
kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman
Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan
kehendak-Mu. Sebab Engkaulah yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan
bersama rohmu
umat berlutut
ANAK DOMBA
ALLAH (PS 407)
Agnus Dei, qui tollis
peccata mundi, miserere nobis.
Agnus Dei, qui tollis
peccata mundi, miserere nobis.
Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, dona
nobis pacem.
PERSIAPAN
KOMUNI (PS 418 - umat berlutut)
Ajakan menyambut Komuni
I.
Inilah Anak Domba Allah, yang
menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya
U.
Tuhan, tak layak aku menyambut Tubuh-Mu, santapan mulia. Sepatah kata saja
sabdakan, ya Tuhan, sembuhlah hamba-Mu. Semoga diriku, bersatu dengan-Mu, dan
mampu mewartakan karunia rahmat-Mu, karunia rahmat-Mu.
hening
(Sesudah imam
menyambut komuni, prodiakon menempatkan diri pada tempat yang telah ditentukan)
Komentator:
Yang diperkenankan menyambut Komuni
Kudus adalah mereka yang sudah dibaptis dalam Gereja Katolik, atau yang sudah
diterima sebagai anggota Gereja Katolik, telah menerima Komuni Pertama, dan
tidak memiliki halangan dalam menyambut Komuni. Mohon selama komuni, hingga
berakhirnya Perayaan Ekaristi umat menjaga keheningan dengan tidak memberikan
tepuk tangan kepada paduan suara, petugas liturgi lainnya.
KOMUNI
LAGU KOMUNI 1 (PS 526)
Ulangan: Alleluya, alleluya, Kristus
jaya alleluya.
1.
Bangkitlah Tuhan dari kubur; maut, dosa dilebur.
2. Tuhan
cahaya bagi kita; hidup kita pun cerah.
3. Tuhan
penabur rahmat Bapa, agar kita bahagia.
4.
Tuhan mengundang manusia masuk rumah Bapa-Nya.
LAGU KOMUNI 2(dapat dipilih lagu yang
sesuai)
MADAH SYUKUR
(PS 677)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU
1.
Nyanyikanlah nyanyian baru: Tuhan dimuliakanlah!
Damai sejaht'ra bagi kamu t'lah datang dari tangan-Nya Dinyatakan-Nya keadilan
di muka bangsa dunia, mengingat kasih perjanjian terhadap kaum
pilihan-Nya.
2. Bersorak-sorai
bagi Dia, hai bumi bergembiralah! Bermazmurlah bagi Yang Setia, hai segenap
manusia! Gambus, kecapi dan nafiri bunyikanlah dengan seru: biar semua
mengiringi pujian bagi Rajamu!
3.
Biar samud'ra bergemuruh dan sungai-sungai
bertepuk; biar segala puncak gunung bersorak-sorai menderu. Langit dan bumi,
ramai-ramah sambutlah Raja mulia yang datang menyampaikan damai selaku Hakim
dunia!
SAAT HENING
DOA SESUDAH
KOMUNI
I. Marilah kita berdoa:
Allah Bapa yang
mahapengasih dan penyayang, kami telah Kausegarkan dengan perayaan Paskah ini.
Kami mohon, curahkanlah roh cinta kasih-Mu kepada kami dan satukanlah kami
dalam kasih sayang-Mu, agar kami hidup rukun dan damai sehati sejiwa sebagai
umat kesayangan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
RITUS PENUTUP
PENGUMUMAN
BERKAT MERIAH
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I.
Semoga karena perayaan meriah
Paska ini, Allah yang mahakuasa dan maharahim melindungi saudara terhadap
segala dosa.
U. Amin.
I.
Semoga karena kebangkitan
Putra-Nya yang tunggal, Allah menganugerahkan kepada saudara, hidup abadi yang
sempurna.
U. Amin.
I. Semoga karena bimbingan Yesus
Kristus yang jaya, dengan hati riang gembira saudara sampai pada perayaan Paska
abadi di surga.
U. Amin.
I.
Semoga saudara sekalian selalu
dibimbing, dilindungi, dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putra,
dan Roh Kudus.
U. Amin.
PENGUTUSAN
I. Saudara sekalian, Perayaan
Ekaristi sudah selesai alleluya, alleluya
U. Syukur kepada Allah, alleluya,
alleluya.
I. Marilah pergi! Kita diutus
U. Amin.
PERARAKAN
KELUAR diiringi dengan lagu
***
HARI RAYA PASKAH - KEBANGKITAN TUHAN
Minggu, 20 April 2014
RITUS PEMBUKA
ANTIFON PEMBUKA (dinyanyikan 6 menit sebelum misa dimulai,
PS 516)
Ulangan:
Aku sudah bangkit dan s'lalu bersama Engkau, Bapa-Ku, alleluya.
Tangan-Mu yang kudus telah
Kautumpangkan atas diri-Ku, alleluya. Kebijaksanaan-Mu menakjubkan, alleluya.
Ayat. (oleh Solis)
1.
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik, kekal
abadi kasih setia-Nya.
2.
Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan
kanan Tuhan melakukan keperkasaan.
3.
Aku tidak mati tetapi hidup, dan aku akan
menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan.
4.
Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan
telah menjadi batu penjuru.
LAGU PEMBUKA, PERARAKAN MASUK (PS 527)
1.
Sang Kristus sudah bangkit, cerahlah dunia;
memancar dari salib cahaya benderang. Bersoraklah memuji Sang Kristus yang
menang; madahkan kemenangan, hai s'luruh dunia. Terpuji Kristus, Pemenang!
Lenyaplah maut yang kejam.
2.
Semua musuh Tuhan bersumbar tak henti; merasa
mengalahkan Yang Wafat di salib. Ketika Yesus bangkit dengan kuasa-Nya, betapa
musuh takut, ngeri melihat-Nya. Terpuji Kristus, Pemenang! Lenyaplah maut yang
kejam.
3.
Si Iblis membelenggu penghuni dunia; berabad
menderita, mereka tertekan. Ketika Yesus jaya, beban pun musnahlah, dan fajar
kebebasan memancar, merekah. Terpuji Kristus, Pemenang! Lenyaplah maut yang
kejam.
4. O
Yesus mahakuasa, besarlah kasih-Mu. Engkau membela kami dengan sengsara-Mu.
Ajari pula kami tekun dan tak gentar, bersama-Mu berjuang dan kami pun menang.
Terpuji Kristus, Pemenang! Lenyaplah maut yang kejam.
TANDA SALIB DAN SALAM
I. Dalam
nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Kasih karunia dan damai sejahtera
dari Allah Bapa dan dari Tuhan kita, Yesus Kristus, bersamamu
U. Dan bersama rohmu
PENGANTAR
---------------apabila tidak ada pembaharuan janji
baptis----------------
I. Saudara-saudara,
marilah kita menyatakan tobat kita pada awal perayaan ekaristi dengan mengenangkan
peristiwa pembaptisan dengan menerima percikan air suci.
I. Allah
yang Mahakuasa, dampingilah umat-Mu dan (+) kuduskanlah air ini yang kami
gunakan untuk memperingati karya penciptaan-Mu yang agung dan karya
penebusan-Mu yang lebih agung lagi.
Engkau
telah menciptakan air untuk menyuburkan ladang dan untuk mneyegarkan serta
membersihkan tubuh kami. Engkau telah menggunakan air untuk melaksanakan
rencana keselamatan-Mu, sebab lewat air Laut Merah Engkau membebaskan Umat
Terpilih dari perbudakan; dengan air Engkau menghapuskan dahaga mereka di
padang gurun. Air telah dikuduskan oleh Kristus ketika Ia dibaptis di Sungai
Yordan. Dan dengan air pula, Engkau membarui hidup kami yang rapuh, yaitu
dengan air baptis yang melahirkan hidup baru. Oleh karena itu, kami mohon:
Semoga air ini mengingatkan kami akan pembaptisan yang telah kami terima.
Semoga kami bersatu hati dan bergembira bersama saudara-saudari kami, yang
dibaptis di sekitar Hari Raya Paskah ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan
kami.
U. Amin.
Umat direciki
dengan air suci, sambil melagukan lagu berikut :
S. Aku melihat air mengalir* dari bait
Allah di sebelah kanan alleluya;
dan semua yang didatangi diselamatkan, dan berkata, alleluya, alleluya.
[selesai]
S. Pujilah Tuhan karena Ia baik
U. karena belas kasihan-Nya kekal.
S. Kemuliaan
kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
U. Seperti
pada permulaan, sekarang selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
atau
Vidi aquam* egredientem de templo,
a latere dextro, alleluia:
et omnes, ad quos pervenit aqua ista,
salvi facti sunt, et dicent,
alleluia, alleluia. [selesai]
S. Confitemini
Domino quoniam bonus:
U. Quoniam
in saeculum misericordia eius.
S. Gloria
Patri, et Filio, et Spiritui Sancto:
U. Sicut
erat in principio, et nunc, et semper,
et in saecula
sæculorum. Amen.
(Diulang dari awal sampai
"Selesai". Sesudah abslousi, langsung menyusul MADAH KEMULIAAN)
I. Semoga Allah yang mahakuasa
mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal
U. Amin.
---------------apabila ada pembaharuan janji baptis----------------
SERUAN TOBAT (PS 340)
I.
Tuhan Yesus Kristus, Engkau
telah wafat, namun bangkit dengan mulia, mengalahkan maut dan dosa.
K. Kyrie, eleison
U. Kyrie, eleison
I.
Engkau telah wafat, namun
bangkit dengan mulia dan membangkitkan iman, harapan, serta cinta kasih kami.
K. Christe, eleison
U. Christe, eleison
I.
Engkau telah wafat, namun
bangkit dengan mulia, dan membangkitkan kami dari kematian dosa untuk hidup
kekal.
K. Kyrie, eleison
U. Kyrie, eleison
I.
Semoga
Allah yang mahakuasa mengasihani kita,
mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin.
MADAH KEMULIAAN (PS 341)
Gloria in excelsis Deo.
Et in terra pax hominibus
bonae voluntatis.
Laudamus te.
Benedicimus te.
Adoramus te.
Glorificamus te.
Gratias agimus tibi
propter magnam gloriam tuam.
Domine Deus,
Rex caelestis,
Deus Pater omnipotens.
Domine Fili unigenite,
Iesu Christe.
Domine Deus, Agnus Dei, Filius
Patris,
Qui tollis peccata mundi, miserere
nobis.
Qui tollis peccata mundi, suscipe
deprecationem nostram.
Qui sedes ad dexteram Patris,
miserere nobis.
Quoniam tu solus Sanctus.
Tu solus Dominus.
Tu solus Altissimus, Iesu Christe.
Cum Sancto Spiritu in gloria Dei
Patris. Amen.
DOA PEMBUKA
I. Marilah
kita berdoa:(hening sejenak)
Allah Bapa kami,
sumber kehidupan sejati, hari ini Putera-Mu bangkit jaya atas maut dan
membukakan pintu kehidupan abadi. Kami mohon, perkenankanlah kami merayakan
kebangkitan-Nya dengan penuh rasa syukur, dan semoga karenanya kami diperbaharui
oleh Roh-mu serta bangkit dan hidup dalam cahaya sinar-Mu. Dengan pengantaraan
Yesus Kristus, Putera-Mu, Tuhan kami.......
U. Amin.
LITURGI SABDA
BACAAN I (Kis 10:34a.37-43)
"Kami telah makan dan minum bersama dengan Yesus
setelah Ia bangkit dari antara orang mati."
L. Bacaan dari Kisah Para Rasul:
Sekali
peristiwa Allah menyuruh Petrus pergi ke rumah perwira Kornelius. Di sana
Petrus berkata, "Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh
tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah pembaptisan yang diberitakan oleh
Yohanes, yaitu tentang Yesus dari Nazaret: Bagaimana Allah mengurapi Dia dengan
Roh dan kuat kuasa. Yesus itulah yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik
dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.
Kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat Yesus di tanah Yudea
maupun di Yerusalem! Dia telah dibunuh dan digantung pada kayu salib. Tetapi
Allah telah membangkitkan Dia pada hari yang ketiga. Dan Allah berkenan bahwa
Ia menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi,
yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah makan
dan minum bersama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari antara orang mati. Dan
Yesus telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi
bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan
orang-orang mati. Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya
kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya."
L. Demikianlah
sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN (Mzm 118:1-2.16ab-17.22-23; PS 821)
Refren: Pada
hari ini Tuhan bertindak! Mari kita rayakan dengan gembira.
Mazmur:
1. Bersyukurlah
kepada Tuhan, sebab Ia baik, kekal abadi kasih setia-Nya. Biarlah Israel
berkata, "Kekal abadi kasih setia-Nya."
2. Tangan
kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan. Aku
tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan
Tuhan!
3. Batu
yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu
terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
BACAAN II (1Kor 5:6b-8)
"Buanglah ragi yang lama,
agar kamu menjadi adonan baru."
L. Bacaan dari Surat Pertama
Rasul Paulus kepada umat di Korintus:
Saudara-saudara,
kamu tahu bahwa ragi yang sedikit saja dapat mengkhamirkan seluruh adonan. Maka
buanglah ragi yang lama, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu
memang tidak beragi. Sebab Kristus, anak domba Paskah kita, sudah disembelih.
Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan roti yang lama, bukan pula
dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi,
yaitu kemurnian dan kebenaran.
L. Demikianlah
sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
atau
BACAAN II (Kol 3:1-4)
"Pikirkanlah perkara yang di
atas, dimana Kristus berada."
L. Bacaan dari Surat Rasul
Paulus kepada umat di Kolose:
Saudara-saudara,
kamu tahu bahwa ragi yang sedikit saja dapat mengkhamirkan seluruh adonan. Maka
buanglah ragi yang lama, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu
memang tidak beragi. Sebab Kristus, anak domba Paskah kita, sudah disembelih.
Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan roti yang lama, bukan pula
dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi,
yaitu kemurnian dan kebenaran.
L. Demikianlah
sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
SEKUENSIA (umat duduk -PS 518)
Victimae paschali laudes immolent
Christiani. Agnus redemit oves: Christus innocens Patri reconciliavit
peccatores. Mors et vita duello conflixere mirando: dux vitae mortuus, regnat
vivus. Dic nobis Maria, quid vidisti in via? Sepulcrum Christi viventis, et
gloriam vidi resurgentis: Angelicos testes, sudarium, et vestes. Surrexit
Christus spes mea: praecedet suos in Galilaeam. Scimus Christum surrexisse a
mortuis vere: tu nobis, victor Rex, miserere. Amen. Alleluia.
atau
Hai umat
Kristen, pujilah Kristus, Sang Kurban Paskah. Cempe menebus domba: Kristus yang
tak berdosa mendamaikan kita dengan Bapa. Maut dan kehidupan dahsyat saling
menyerang: Sang Hidup yang mati, bangkit jaya. Katakan, Maria, yang kaulihat di
jalan! Kubur dan kemuliaan Sang Kristus yang hidup serta bangkit: Saksi
malaikat, kain peluh dan kafan. Kristus, harapanku bangkit, mendahului ke
Galilea. Kita yakin Kristus bangkit dari kematian: Kau Raja Pemenang,
kasihanilah.
BAIT PENGANTAR INJIL (umat berdiri - PS 959)
Refren. Alleluya,
alleluya, alleluya
Ayat. Mari kita merayakan perjamuan Paskah,
sebab Yesus Kristus sudah dikurbankan.
BACAAN INJIL (PAGI: Yoh 20:1-9)
"Yesus harus bangkit dari antara orang mati."
I. Tuhan
bersamamu
U. Dan
bersama rohmu
I. Inilah
Injil Yesus Kristus menurut Yohanes
U. Dimuliakanlah
Tuhan.
I. Pada hari pertama minggu itu,
pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur
Yesus, dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Maka ia berlari-lari
mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus. Ia berkata
kepada mereka, "Tuhan telah diambil orang dari kubur-Nya, dan kami tidak
tahu di mana Ia diletakkan." Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain
itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari
lebih cepat daripada Petrus, sehingga ia lebih dahulu sampai di kubur. Ia
menjenguk ke dalam dan melihat kain kafan terletak di tanah; akan tetapi ia
tidak masuk ke dalam. Maka tibalah juga Simon Petrus menyusul dia, dan masuk ke
dalam kubur itu. Ia melihat kain kafan terletak di tanah, sedang kain peluh
yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kafan itu, tetapi
agak di samping, di tempat yang lain, dan sudah tergulung. Maka masuklah juga
murid yang lain, yang lebih dahulu sampai ke kubur itu; ia melihatnya dan
percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci, yang mengatakan
bahwa ia harus bangkit dari antara orang mati.
I. Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
BACAAN INJIL (SORE: Luk
24:13-35)
"Mari
tinggal bersama kami karena hari sudah senja."
I. Tuhan
bersamamu
U. Dan
bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut
Lukas
U. Dimuliakanlah
Tuhan.
I. Pada hari Sabat
sesudah Yesus dimakamkan, dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah
kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari
Yerusalem, dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi.
Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus
sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi ada
sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenali
Dia. Yesus berkata kepada mereka, "Apakah yang kamu percakapkan sementara
kamu berjalan?" Maka berhentilah mereka dengan muka muram. Seorang dari
mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya, "Adakah Engkau satu-satunya orang
asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari
belakangan ini?" Kata-Nya kepada mereka, "Apakah itu?" Jawab
mereka, "Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret! Dia adalah seorang
nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan
seluruh bangsa kami. Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah
menyerahkan Dia untuk dihukum mati, dan mereka telah menyalibkan-Nya. Padahal
kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa
Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.
Dan beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi
buta mereka telah pergi ke kubur, dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka
datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat,
yang mengatakan bahwa Yesus hidup. Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur
itu dan mendapati bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu,
tetapi Yesus sendiri tidak mereka lihat." Lalu Ia berkata kepada mereka,
"Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak
percaya akan segala sesuatu yang telah dikatakan para nabi! Bukankah Mesias
harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?" Lalu Ia
menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab
Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi. Sementara itu
mereka mendekati kampung yang mereka tuju. Ia berbuat seolah-olah hendak
meneruskan perjalanan-Nya. Tetapi mereka mendesak-Nya dengan sangat,
"Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan
matahari hampir terbenam." Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama
dengan mereka. Waktu duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap
berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada mereka. Ketika
itu terbukalah mata mereka, dan mereka pun mengenali Dia. Tetapi Yesus lenyap
dari tengah-tengah mereka. Kata mereka seorang kepada yang lain, "Bukankah
hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan, dan
ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita? Lalu bangunlah mereka dan
langsung kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid. Mereka
sedang berkumpul bersama teman-teman mereka. Kata mereka kepada kedua murid
itu, "Sungguh, Tuhan telah bangkit, dan telah menampakkan diri kepada
Simon." Lalu kedua murid itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah
jalan, dan bagaimana mereka mengenali Yesus pada waktu Ia memecah-mecahkan
roti.
I. Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
HOMILI
------------------
apabila tidak ada pembaharuan janji baptis --------------------
AKU PERCAYA (PS 374)
(Umat
berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)
I. Credo
in unum Deum,
I+U Patrem omnipoténtem,
Factórem cæli et terræ,
Visibílium ómnium et invisibílium.
Et in unum Dóminum Iesum Christum,
Fílium Dei Unigénitum,
Et ex Patre natum ante ómnia sæcula.
Deum de Deo, lumen de lúmine, Deum
verum de Deo vero,
Génitum, non factum, consubstantiálem
Patri:
Per quem ómnia facta sunt.
Qui propter nos hómines et propter
nostram salútem
Descéndit de cælis.
Et
incarnátus est de Spíritu Sancto
Ex
María Vírgine, et homo factus est.
Crucifíxus étiam pro nobis sub Póntio
Piláto;
Passus, et sepúltus est,
Et resurréxit tértia die, secúndum
Scriptúras,
Et ascéndit in cælum, sedet ad
déxteram Patris.
Et íterum ventúrus est cum glória,
Iudicáre vivos et mórtuos,
Cuius regni non erit finis.
Et in Spíritum Sanctum, Dóminum et
vivificántem:
Qui ex Patre Filióque procédit.
Qui cum Patre et Fílio simul adorátur
et conglorificátur:
Qui locútus est per prophétas.
Et unam, sanctam, cathólicam et
apostólicam Ecclésiam.
Confíteor unum baptísma in
remissiónem peccatorum.
Et expecto resurrectionem mortuorum,
Et
vitam ventúri sæculi.
A - men.
PEMBAHARUAN JANJI BAPTIS
I.
Saudara-saudari
terkasih, berkat misteri Paskah, dalam pembaptisan kita dikuburkan bersama
Kristus, supaya bersama Dia kita menghayati hidup yang baru. Oleh karena itu,
setelah menjalani masa puasa selama 40 hari, marilah kita memperbarui janji
baptis suci. Dengan janji itu dulu kita telah menolak setan dan
perbuatan-perbuatannya dan berjanji mengabdi Allah dalam Gereja Katolik yang
kudus.
Jadi, apakah
saudara menolak dosa supaya hidup dalam kemerdekaan anak-anak Allah?
U. Ya, saya menolak
I. Apakah Saudara menolak
bujukan kejahatan supaya tidak dikuasai dosa?
U. Ya, saya menolak
I. Apakah Saudara menolak setan,
penyebab dan pangkal segala dosa?
U. Ya, saya menolak
I. Percayakah Saudara-saudara
akan Allah, Bapa yang mahakuasa, Pencipta langit dan bumi?
U. Ya, saya percaya.
I.
Percayakan Saudara akan Yesus
Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dilahirkan oleh Perawan
Maria; yang menderita sengsara, wafat dan dimakamkan; yang bangkit dari antara
orang mati, naik ke surga dan duduk di sisi kanan Bapa?
U. Ya, saya percaya.
I.
Percayakah Saudara akan Roh
Kudus, Gereja katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa,
kebangkitan badan dan kehidupan kekal?
U. Ya, saya percaya.
I.
Allah yang mahakuasa, Bapa
Tuhan kita Yesus Kristus, telah melahirkan kita dari air dan Roh Kudus, dan
telah menganugerahi kita pengampunan dosa. Semoga dengan rahmat-Nya Ia menjaga
kita sampai ke hidup yang kekal, dalam Kristus Yesus Tuhan kita.
U. Amin.
Imam mereciki umat dengan
air suci, sementara itu umat bernyanyi:
SYUKUR
KEPADAMU TUHAN (MB. 427/ PS. 592)
(do=D 3/4)
1. Syukur
kepada-Mu Tuhan, sumber segala rahmat. Meski kami tanpa jasa. Kau pilih dan Kau
angkat. Dosa kami Kau ampuni. Kau beri hidup ilahi, kami jadi putra-Mu.
2. Kau
tumbuhkan dalam hati pengharapan dan iman. Kau korbankan cinta suci dan
semangat berkurban. Kami kau lahirkan pula untuk hidup bahagia dalam
kerajaan-Mu.
3. Kami
hendak mengikuti jejak Yesus Sang Abdi Mengamalkan cinta akan baptis yang
mulia, tanda rahmat iman.
umat tetap berdiri
DOA UMAT (Jawaban umat
dinyanyikan, lihat TPE lagu 9, halaman 41)
I. Kristus, Sang Mesias sumber kehidupan,
telah dibangkitkan oleh Allah. Kristus juga akan membangkitkan kita dengan
kasih karunia-Nya. Maka marilah kita berdoa:
L.
Ya Kristus, Engkaulah awal dan akhir. Engkau telah
wafat, namun hidup kembali. Semoga kami semua yang telah dibaptis selalu
berjuang melawan kejahatan dan tetap setia sampai mati mengamalkan semangat
pengorbanan-mu di tengah masyarakat. Marilah kita mohon....
U. Kristus, dengarkanlah kami.
L.
Ya Kristus, Engkaulah cahaya
dan keselamatan segala bangsa. Terangilah kiranya para pemimpin bangsa-bangsa
agar selalu menggalang persatuan dan kerukunan di antara para bangsa demi
perdamaian dan kesejahteraan umat manusia. Marilah kita mohon....
U. Kristus, dengarkanlah kami.
L.
Ya Kristus, Engkaulah
kebangkitan dan kehidupan. Tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada mereka yang
sakit, yang menderita dan yang menghadapi ajal agar mereka semua dikuatkan dan
diteguhkan berkat kebangkitan-Mu. Marilah kita mohon....
U. Kristus, dengarkanlah kami.
L.
Ya Kristus, Engkaulah batu
yang dibuang para tukang, tetapi terpilih menjadi batu sendi. Gunakanlah kami
sebagai batu-batu yang hidup dalam membangun masyarakat yang rukun dan adil
makmur merata. Marilah kita mohon....
U. Kristus, dengarkanlah kami.
I.
Allah Bapa kami, semoga
Putra-Mu yang telah bangkit tetap tinggal bersama dengan kami dan menuntun kami
kepada-Mu dalam iman, harapan, dan kegembiraan, sekarang dan selama-lamanya.
U. Amin.
LITURGI EKARISTI
A. PERSIAPAN
PERSEMBAHAN
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I. Berdoalah,
Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah,
Bapa yang mahakuasa.
U. Semoga persembahan ini diterima demi
kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I. Allah Bapa, sumber kehidupan, pada
hari raya Paskah ini kami dengan rasa gembira dan syukur mengunjukkan
persembahan suci ini kepada-Mu, sehingga benar-benar lahir kembali, serta
memperoleh rezeki kehidupannya. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
B. DOA
SYUKUR AGUNG
PREFASI
KUDUS (PS 386)
Sanctus, sanctus, sanctus,
Dominus Deus Sabbaoth;
Pleni sunt caeli et terra gloria Tua.
Hosanna in excelsis.
Benedictus qui venit in nomine
Domini.
Hosanna in excelsis
DOA SYUKUR AGUNG I
C. KOMUNI
BAPA KAMI (PS 404)
I. Atas petunjuk Penyelamat kita
dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U.
Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi
seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah
kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan
janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang
jahat.
I.
Ya Bapa, bebaskanlah kami dari
segala kemalangan dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami,
supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan,
sehingga kami dapat hidup dengan tenteram sambil mengharapkan kedatangan
Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab
Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
DOA DAMAI
I.
Tuhan Yesus Kristus, Engkau
bersabda kepada para rasul, "Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan
kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman
Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu.
Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan
bersama rohmu
ANAK DOMBA
ALLAH (PS 407)
PERSIAPAN KOMUNI
Ajakan menyambut Komuni
I. Saudara-saudari
terkasih, Tuhan Yesus bersabda, "Akulah roti hidup; barangsiapa datang
kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia
tidak haus lagi." Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan Tuhan.
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau
datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
KOMUNI
ANTIFON KOMUNI (1 Kor 5:7-8; Mode VI)
Pascha
nostrum Christ, immolatus est Christus, alleluia: alleluia, itaque epulemur in
azymis sinceritatis et veritatis, alleluia.
Kristus, Anak Domba Paskah kita
sudah dikurbankan, alleluya: Alleluya, maka marilah kita berpesta dengan roti
tak beragi, yakni kesucian dan kebenaran. Alleluya.
LAGU KOMUNI 1 (PS
519)
Ulangan: Alleluya,
alleluya, allleuya
Ayat.
1.
Hai putra-putri, lihatlah Sang Raja Surga mulia
t'lah bangkit dari kubur-Nya. Alleluya.
2.
Di pagi hari nan cerah pergilah para murid-Nya
menengok pintu kubur-Nya. Alleluya.
3.
Maria dari Magdala, Salome dan yang lainnya
pergi memburat Tubuh-Nya. Alleluya.
4.
Dengarlah kata malaikat, "Ke Galilea
datanglah, menanti sudah Tuhanmu." Alleluya.
5.
Yohanes Rasul dan Petrus berlari ke makam Yesus,
Yohanes tiba dahulu. Alleluya.
DOA SESUDAH KOMUNI
I. Marilah
kita berdoa:
Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal,
Engkau telah membarui umat-Mu dengan misteri Paskah ini. Lindungilah kiranya
Gereja-Mu dengan kasih sayang dan setia agar mencapai kebangkitan jaya. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
RITUS PENUTUP
PENGUMUMAN
BERKAT MERIAH
I. Tuhan
bersamamu
U. Dan
bersama rohmu
I. Semoga berkat perayaan Paskah hari
ini Allah yang mahakuasa memberkati Saudara dan melindungi Saudara dari segala
bahaya dosa.
U. Amin.
I. Semoga Allah, yang memulihkan hidup
Saudara lewat kebangkitan Putra Tunggal-Nya, memenuhi hati Saudara dengan
karunia-karunia abadi.
U. Amin.
I. Semoga sesudah memperingati hari-hari
sengsara Tuhan dan merayakan pesta Paskah dengan gembira, Saudara diantar Tuhan
memasuki pesta sukacita abadi.
U. Amin.
I. Dan semoga Saudara sekalian
dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa: (+) Bapa dan
Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
PENGUTUSAN
I. Saudara
sekalian, Perayaan Ekaristi sudah selesai. Alleluya, alleluya
U. Syukur kepada Allah, Alleluya,
alleluya.
LAGU SYUKUR (PS 524)
1.
Kristus bangkit, Kristus mulia, mari kita
wartakan; Yang jahat dikalahkan-Nya, mari kita wartakan; Maut dihancurkan-Nya,
Kristus Pemenang jaya!
2.
Dalam duka ada suka, mari kita wartakan, dalam
maut ada hidup, mari kita wartakan; Salib sumber bahagia, Kristus Pemenang
jaya!
3.
Yesus sudah dimuliakan mari kita wartakan;
Roh-Nya mendampingi kita, mari kita wartakan; Nyanyikanlah pujian, Kristus,
Pemenang jaya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar