Minggu, 06 Oktober 2013

Muka Tebal



Tidak boleh
meminta terus....
Jangan pernah mengatakan, “Tuhan tambahkanlah iman kami”.  Tuhan telah mengenal  engkau sejak dari rahim ibumu. Tuhan telah menanamkan iman sebesar biji sesawi di dalam hidupmu. Engaku dapat melakukan sesuatu dengan iman sebesar itu. Oleh karena itu, rawat dan kembangkanlah iman sebesar biji sesawi  itu. Manfaatkanlah iman itu dengan sebaik dan sefektif mungkin untuk hidupmu.  Maka jangan pernah lagi meminta menambah iman terus dari Tuhan.
Iman yang  ada  itu dikembangkan, jangan dikuburkan dalam tanah, lalu engkau duduk memangku kaki dan bertopang dagu, mengharapkan rahmat jatuh dari langit. Ingatlah pesan kawan kita Bung Yakobus, “Iman tanpa perbuatan adalah mati”.

Kamis, 03 Oktober 2013

Petualang



Di Sini......

di tempat ini aku belajar untuk menjadi pastores dabovobis. di tempat ini aku belajar menata hidup menjadi  seorang pelayan. di tempat ini aku belajar cara mencintai. di tempat ini aku belajar untuk menerima. di tempat ini aku belajar untuk hidup seadanya. di tempat ini aku ditempah untuk tidak mengelu. ditempat ini aku belajar menjadi pasien yang baik. di tempat ini aku menadi tidak jijik dan penakut. .....dan di tempat inilh aku merasakan diterima dan ditolak, di tempat ini aku menjadi raja sekaligus hamba dari hamba. di tempat ini aku mendapatkan pujian sekaligus kritikan langsung. di tempat ini aku menjadi sangat pintar dan sekaligus menjadi lebih bodoh....akhirnya di tempat ini aku mengenal dari yang kudus sampai yang kudis, yang saleh sampai berdosa...semuanya kualami dari tempat ini.

sejuta pengalam indah sekaligus tidak indah, manis sekaligus pahit, gembira sekalian sediah...antara optimis dan pesimis berbaur menjadi satu..

aku harus pergi mencari petualangan baru,....dan begitulah menjadi seorang petualang sejati.......

UTOPI



@@@@Mencari Kejujuran@@@

aku melangkah mencari
sebuah kepastian,
sebuah kejujuran, di negara seperti ini
mungkin sebuah utopia..

bayangkan saja....pemimpin negara telah menjelmah menjadi predator buat rakyat.....pengayom hukum dan keamanan berubah wujud menjadi wampier pengisap darah rakyat.....tokoh-tokoh agama (alim-ulama) telah "transfigurasi" menjadi iblis bersorban.......
....kita-kitab suci dipakai untuk melegitimasi kejahatan.......slogan-slogan suci "alahu akbar" menjadi yel-yel penyemangat pelampiasan nafsu bejat....
.....adakah kejujuran di sini......