Selasa, 30 April 2013

YA GITULAH




ENGKAU TAHU
Engkau tahu apa yang Tuhan inginkan darimu - bagaimana mungkin engkau bisa menolaknya? Penolakan yang kau lakukan berasal dari cinta diri sendiri yang begitu menguasaimu. Masihkah engkau membiarkan egomu terus bertumbuh dan semakin menguasaimu untuk terus menolak belas kasihan Allah? Engkau memikirkan begitu banyak standar moral dalam pikiranmu yang sibuk - belajarlah untuk mengabaikannya. Akuilah hal-hal yang perlu untuk diabaikan sehingga engkau tidak lagi menolak Roh Kudus. Apakah engkau melakukan hal itu karena Tuhan tidak memberikan sesuatu yang kau inginkan sesuai dengan caramu sendiri?
Keinginan sendiri dan egomu, membuatmu menolak berkat-berkat Allah, karena berkat itu tidak datang sesuai dengan maumu. Bagaimana engkau bisa berdoa? Apa yang Tuhan sampaikan kepadamu dalam rohmu yang terdalam? Dia tidak meminta apapun kecuali kematian terhadap dirimu sendiri, tetapi engkau malah memberontak. Bagaimana mungkin engkau menginginkan Dia menjawab doamu sesuai dengan keinginanmu?
Apakah akan menjadi masalah bila engkau menerima berkat-berkat Allah sama seperti seorang pengemis menerima roti? Itu tidak akan membuat berkat-berkat itu menjadi tidak lagi murni dan berharga. Terimalah dengan kerendahan hati semua anugerah yang Tuhan ingin berikan kepadamu.
Efesus 1:3
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.
Yakobus 1:17-18
Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan pertukaran. Atas kehendak-Nya sendiri ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.

Diterjemahkan dari buku:
The Seeking Heart by Fenelon
Oleh : UnitedFool.com

Senin, 29 April 2013

LOVE...LOVE



Kasihilah Tuhan


dengan Segenap Hati


 


Hiduplah dalam kedamaian. Ingat bahwa hatimu yang berserah kepada-Nya dan semangatmu untuk melayani Dia tidaklah bergantung pada kemampuanmu sendiri. Satu-satunya yang dapat kau kendalikan hanyalah kehendakmu sendiri. Berikanlah semua kehendakmu kepada Tuhan tanpa syarat apapun. Pertanyaan terpenting bukanlah "Apakah aku menikmati menjadi seorang Kristen?" tetapi, "Apakah aku menginginkan apa yang Tuhan inginkan?"

Akuilah kesalahan-kesalahanmu. Jangan menjadi terlalu terpikat dengan hal-hal yang berasal dari dunia ini. Percayalah kepada Tuhan. Kasihilah Dia lebih daripada dirimu sendiri. Cintailah kemuliaan-Nya lebih daripada hidupmu sendiri. Jika engkau tidak menginginkan hal-hal ini, mintalah agar Tuhan membuatmu menginginkan hal-hal ini. Tuhan akan menghampirimu dengan kasih-Nya, dan menaruh kedamaian-Nya dalam hatimu.

Yohanes 14:21
Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepada-Nya.





ENDONG



seperti
mengasihi diri sendiri

Ajaran Yesus yang terkenal adalah HUKUM KASIH. Kemudian hukum ini diaplikasikan dalam tiga bentuk, yakni: MENGASIHI ALLAH, MENGASIHI SESAMA dan MENGASIHI DIRI SENDIRI. Ukuran untuk mengetahui kedalaman dan keluasan Mengasihi Allah dan Mengasihi sesama itu dilihat dari MENGASIHI DIRI SENDIRI. Dalam kenyataan, sikap dan cara kita memperlakukan diri sendiri membawa pengaruh bagi kita bertindak atau cara memandang sesama dan Tuhan.


Ukuran yang kita pakai untuk mengukur sesama dan Tuhan berdasarkan ukuran yang kita pakai untuk mengukurm diri sendiri....orang yang selalu benci dengan sesamanya berarti orang itu juga suka membenci dirinya sendiri. Dia juga akan melihat Tuhan sebagai seorang yang tukang hukum, mata-mata dan marah-marah......orang yanhg sesalau menilai orang dari segi fisik dan membanding-bandingkan, bisa dipahami bahwa yang bersangkutan adalah orang yang kurang menerima diri apa adanya.